• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Diminati di Eropa, Indonesia Raih Transaksi USD1,05 Juta dari Produk Buah

by Redaksi Asiatoday
February 19, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Diminati di Eropa, Indonesia Raih Transaksi USD1,05 Juta dari Produk Buah

Arena pameran Fruit Logistica 2020, Messe, Berlin. ist

ASIATODAY.ID, BERLIN – Produk buah Indonesia diminati masyarakat dunia, termasuk Uni Eropa.

Hal ini terlihat dengan transaksi potensial sebesar USD1,05 juta yang dicapai saat Indonesia mengikuti pameran internasional produk segar bertajuk Fruit Logistica 2020. Pameran ini berlangsung di Messe, Berlin pada 5—7 Februari 2020.

Diminati di Eropa, Indonesia Raih Transaksi USD1,05 Juta dari Produk Buah 1
Aneka buah yang Dipamerkan JavaFresh di pameran Fruit Logistica 2020, Messe, Berlin. Ist

Buyers potensial yang hadir sebagian besar berasal dari negara Balkan, Uni Eropa (Jerman dan Belanda), dan Rusia. Selain itu, ada pula buyers dari Timur Tengah, Vietnam, dan Malaysia.

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

Pameran fruit logistica ini yang dikhususkan untuk buah dan sayuran tahun ini diikuti sekitar 3.300 pelaku usaha hortikultura dari 93 negara.

Pameran yang dikunjungi sekitar 78 ribu orang ini, merupakan salah satu pameran buah dan sayuran segar terbesar di dunia. Keikutsertaan Indonesia pada pameran ini merupakan hasil kerja sama Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian yang didukung penuh Duta Besar RI di Berlin.

“Melalui keikutsertaan Indonesia pada pameran ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah dan frekuensi kontak bisnis antara eksportir dari Indonesia dengan pembeli luar negeri. Relasi ini diharapkan dapat meningkatkan peran dunia usaha dalam penetrasi pasar dan promosi ekspor,” tegas Sekjen Kemendag Oke Nurwan melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Atase Perdagangan Berlin Nurlisa Arfani, mengungkapkan pada pameran ini, Paviliun Indonesia menempati area sebesar 24 m² dan berada di hall 26 stan C-04.

Paviliun Indonesia memfasilitasi tiga perusahaan, yaitu PT Nusantara Segar Global (Java Fresh), PT Lumbung Pangan Internasional, dan PT Surya Elok Sejahtera. Ketiga perusahaan ini aktif sebagai eksportir buah-buahan dan sayuran segar Indonesia ke pasar internasional.

“Pengunjung yang datang ke Paviliun Indonesia kebanyakan lebih tertarik dengan buah eksotis khas Indonesia, seperti manggis, salak, rambutan dan buah naga,” kata Nurliza.

Di sela pameran, Paviliun Indonesia menyelenggarakan acara pertemuan bisnis antara peserta Indonesia dan pelaku usaha dari berbagai negara.

Pertemuan ini bertujuan untuk membangun jejaring bisnis antara pelaku usaha produk hortikultura. Pada acara ini juga disajikan berbagai penganan khas Indonesia.

Menurut Nurlisa, pada pameran ini peserta Indonesia mendapat kesempatan melakukan studi banding, mengikuti perkembangan produk sesuai dengan tren dan selera pasar internasional, serta mengetahui sertifikasi produk di berbagai negara.

“Peserta juga memperoleh wawasan dan pengetahuan lebih luas mengenai selera pasar konsumen Eropa; perkembangan terkini tentang peraturan, logistik, dan harga; serta kompetitor dari negara lain,“ tandas Nurlisa. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Fruit Logistica 2020 BerlinHannover Messe 2020Kemendag RIKementanPT Lumbung Pangan InternasionalPT Nusantara Segar GlobalPT Surya Elok Sejahtera
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.