• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Masyarakat Jakarta Tidak Tertib, Wabah Corona Sulit Dibendung

by Redaksi Asiatoday
March 26, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Masyarakat Jakarta Tidak Tertib, Wabah Corona Sulit Dibendung

Kerumunan orang di salah satu stasiun kereta, di Jakarta. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sikap bebal masyarakat di DKU Jakarta yang tidak tertib menjalankan physical distancing, memicu penyebaran wabah coronavirus (Covid-19) dengan mudah.

Akibatnya, jumlah pasien positif Covid-19 di wilayah DKI Jakarta pun terus bertambah.

Untuk meredam penyebaran virus, Polda Metro Jaya kini harus turun tangan berjibaku mengarahkan masyarakat agar tetap berada di rumah.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Tidak usahlah dulu kumpul-kumpul, di rumah saja dulu ya. Kumpul sama keluarga jangan sampai virus ini menyebar kemana-mana,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Menurut Yusri, dalam beberapa hari ini masih saja ada masyarakat di Jakarta yang tidak tertib dan mengabaikan seruan physical distancing dengan tetap berkumpul di sebuah tempat.

“Masyarakat sudah mengerti, tapi masih ada saja yang memang kongkow,” ujar Yusri.

Untuk itu, jajaran Polda Metro akan terus berpatroli baik pagi, siang dan malam untuk menyukseskan seruan pemerintah agar diterapkan physical distancing guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Kita akan patroli dan muter terus dan membubarkan jika ada yang masih berkumpul,” tegas Yusri.

Saat ini, kasus covid-19 di Jakarta yang dinyatakan positif mengalami peningkatan hingga mencapai 472 orang pada Rabu (25/3/2020) malam. Angka itu dilansir dari situs resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id‬.

Dalam laman itu menunjukkan sebanyak 290 orang pasien masih menjalani perawatan medis di rumah sakit dan 43 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Sementara, yang menjalani isolasi secara mandiri tercatat ada 112 orang. Lalu, pasien yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 27 warga. Dalam data tersebut juga mencatat 479 warga lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Corona IndonesiaCoronavirusCOVID-19Jakarta Darurat Covid-19Polri
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.