• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Luwu Utara Diterjang Banjir, 10 Orang Tewas

by Redaksi Asiatoday
July 14, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Luwu Utara Diterjang Banjir, 10 Orang Tewas

Banjir di Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Ist

ASIATODAY.ID, MAKASSAR – 10 orang dilaporkan tewas terseret arus akibat banjir bandang yang menerjang dua kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Korban ditemukan di lokasi berbeda setelah banjir mulai surut di Kecamatan Baebunta dan Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

“10 jenazah korban masih berada di Rumah Sakit,” terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Utara, Muslim Muchtar, saat dihubungi Selasa (14/7/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Menurut Muslim, ke 10 korban jiwa yang dievakuasi oleh tim SAR gabungan itu dibawa di dua rumah sakit di Luwu Utara yakni di Rumah Sakit Hikma, sebanyak 7 orang dan di Rumah Sakit Andi Djemma sebanyak 3 orang.

Hingga saat ini tim SAR gabungan di Luwu Utara masih melakukan pencarian terhadap korban lain. Pemerintah Kabupaten Luwu Utara saat ini juga tengah fokus membersihkan jalan dan permukiman warga yang tertimbun lumpur dan pasir.

Kondisi saat ini sangat mengkhawatirkan lantaran lumpur bercampur pasir yang terbawa oleh banjir, menenggelamkan rumah warga dan menutup akses jalan sehingga jalur utama tersebut tidak bisa dilalui.

“Pemerintah saat ini fokus membersihkan jalan poros yang tertutup material lumpur bercampur pasir, untuk bisa membuka akses jalan agar bisa dilintasi, karena itu merupakan jalan trans Sulawesi,” ungkapnya.

Selain merendam pemukiman, banjir setinggi dua meter juga melumpuhkan jalur trans Sulawesi termasuk bandara Andi Djemma.

Banjir terjadi akibat luapan sungai Radda dan Masamba.

“Ini terjadi hampir bersamaan meluapnya sungai Masamba, meluber hingga Bandar Udara Andi Djemma,” jelasnya. (ATN)

Tags: Banjir IndonesiaBencana AlamIndonesia TimurSulsel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.