• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Militer India dan China Kembali Bentrok Tangan Kosong di Ladakh

by Redaksi Asiatoday
August 31, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
20 Prajurit India Tewas Dalam Bentrokan dengan Pasukan China

Bentrokan pasukan India dan China di perbatasan, Himalaya. Dok

ASIATODAY.ID, NEW DELHI – Militer India dan China kembali terlibat bentrokan di wilayah perbatasan Ladakh Timur.

Sejauh ini dilaporkan, tidak ada korban jiwa akibat pertikaian itu.

“Pada malam 29-30 Agustus, pasukan Tentara Pembebasan Rakyat (China) melanggar konsensus sebelumnya yang dicapai selama keterlibatan militer serta diplomatik selama kebuntuan yang sedang berlangsung di Ladakh Timur dan melakukan gerakan militer provokatif untuk mengubah status quo,” kata Kolonel Aman Anand dari militer India, dikutip dari Sputnik, Senin (31/8/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Seorang pejabat militer mengungkapkan, tentara China dan India terlibat perkelahian tangan kosong. Tidak ada senjata yang ditembakkan dan tak ada korban yang dilaporkan.

Menurut pejabat India, saat ini pertemuan tingkat komandan brigade tengah dilakukan untuk mengatasi situasi tersebut.

Pada 15 Juni lalu, tentara India dan China terlibat bentrokan di Lembah Galwan, Ladakh. Daerah itu masuk dalam Line of Actual Control (LAC), yakni perbatasan de facto kedua negara.

Meski tanpa kontak senjata, bentrokan mengakibatkan puluhan tentara India dan China tewas.

Bentrokan itu dilaporkan dipicu karena masing-masing pihak saling menuding telah melanggar garis perbatasan. Medan di sepanjang LAC diketahui berupa sungai, danau, dan tebing bersalju. Hal itu menyebabkan garis pembatas kedua negara samar serta dapat bergeser.

Alhasil pasukan patroli perbatasan India dan China kerap bersinggungan dan tak jarang memicu perkelahian atau kontak fisik.

Pasca bentrokan tersebut, China dan India melakukan pembicaraan di level diplomatik serta militer. Kedua negara setuju untuk mengambil langkah-langkah yang bertujuan mengurangi ketegangan di perbatasan. (ATN)

Tags: ChinaChina-IndiaIndia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.