• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, July 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Honda dan Toyota Kembangkan Pembangkit Bergerak untuk Daerah Bencana

by Redaksi Asiatoday
September 4, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Honda dan Toyota Kembangkan Pembangkit Bergerak untuk Daerah Bencana

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Honda dan Toyota bekerja sama untuk mengembangkan sistem pembangkit listrik bergerak (mobile) yang diperuntukan bagi daerah yang tertimpa bencana alam.

Mengutip MOTOR1, Jumat (4/9/2020), sistem pembangkit ini terdiri dari bus bertenaga sel bahan bakar yang mampu membawa hidrogen bertekanan tinggi, perangkat keluaran daya, dan paket baterai portabel.

Terobosan yang dikenal dengan ‘Moving E’ ini mampu menyalurkan listrik kapanpun dan di manapun, terutama di tempat-tempat yang keputusan pasokannya karena bencana alam.

RelatedPosts

PT Vale Advances Indonesia’s Green Nickel Strategy with HPAL Milestone

Indonesia’s Critical Minerals Leap as AMMAN Completes Copper Smelter

Indonesia Enters Ultra-Deepwater Gas Era

Moving E bus ini dikembangkan berdasarkan Toyota FC Bus yang dilengkapi dengan tangki bahan bakar hidrogen bertekanan tinggi dan mampu menghasilkan tenaga sebesar 454 kWh dengan output maksimum 18 kW.

Bus tersebut tidak hanya mampu menjadi pembangkit listrik, tetapi juga dapat menyediakan ruang istirahat dan moda transportasi untuk membawa korban keluar dari daerah bencana.

Sementara Honda menyumbangkan perangkat power output portabel Power Exporter 9000, baterai portabel Lib-AID E500 dan Honda Mobile Power Pack

Kedua pabrikan percaya bahwa sistem Moving E mampu memberikan lebih dari sekedar bantuan penyaluran energi dalam situasi darurat.

Namun, tingkat efektivitas sistem ini perlu diuji terlebih dahulu sebelum dibawa keluar dan digunakan di dunia nyata. (ATN)

Tags: Green EnergyHondaToyota
No Result
View All Result

Terbaru

  • Baubau’s Korean Village: Where Hangeul Preserves an Indigenous Language
  • Saudia and Garuda Indonesia Strengthen Global Connectivity
  • Indonesia, Türkiye Launch New Labor Partnership Through 2026–2027 Action Plan
  • ASEAN Palm Oil Giants Build Sustainability Alliance
  • Indonesia Leads Asia-Pacific Drive for Responsible AI Governance in Banking
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.