• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, July 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

China Boikot Produk Laut dari Indonesia

by Redaksi Asiatoday
September 19, 2020
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Tolak Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat Palestina

Negeri China. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – China dilaporkan melarang produk makanan laut (seafood) olahan yang berasal dari eksportir Indonesia, PT Putri Indah.

Pasalnya, jejak patogen virus corona ditemukan pada kemasan produk seafood tersebut.

Larangan tersebut diberlakukan setelah ditemukan virus corona pada salah satu produk seafood. Kantor Bea Cukai China mengatakan partikel virus corona ditemukan pada kemasan produk ikan layur beku.

RelatedPosts

Indonesia’s Cocoa Rise Reshapes Asia’s Chocolate Supply Chain

China Pharma Giant Sino Biopharmaceutical Expands into Indonesia

Hinduja Group Eyes Indonesia Expansion

Menyitat Strait Times, Jumat (18/9/2020), perusahaan yang berbasis di Sumatera Utara itu tidak memberikan komentar lebih lanjut terkait larangan yang dikeluarkan oleh otoritas China.

Beijing memperketat produk impor dan makanan beku di tengah merebaknya pandemi virus corona. Larangan kali ini bukan pertama kali terjadi.

Sejak Juni lalu China telah memberlakukan keputusan serupa setelah menemukan jejak patogen pada kemasan, wadah, hingga produk daging dan makanan laut.

Di awal September bea cukai China melaporkan hanya enam dari lebih dari 500 ribu sampel yang dinyatakan positif corona.

Pada Juli lalu, China melarang beberapa makanan, termasuk udang dari tiga perusahaan asal Ekuador.

Administrasi umum bea cukai China, Bi Kexin mengatakan sampel yang diambil dari kemasan udang Whiteleg yang diimpor di pelabuhan Dalian dan Xiamon terpapar virus. Kendati demikian, ia mengatakan jejak virus pada udang tidak menularkan produk impor lainnya dari ketiga perusahaan tersebut.

Pemerintah kota Shenzhen, China juga telah mengeluarkan larangan olahan ayam beku dari Brasil pada Agustus lalu. Pusat pengendalian penyakit lokal menguji sampel yang diambil dari permukaan sayap ayam beku sebagai bagian dari pemeriksaan rutin pada makanan, produk daging, dan hasil laut.

Larangan impor China justru menuai aksi sinisme dari BPOM AS yang mengatakan apa yang mereka lakukan tidak bisa dibuktikan. BPOM AS mengatakan tidak ada bukti corona ditularkan melalui makanan dan kemasannya. (ATN)

Tags: ChinaCorona IndonesiaCoronavirusCOVID-19Kerjasama Indonesia-China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Cocoa Rise Reshapes Asia’s Chocolate Supply Chain
  • Bangladesh President Resigns Amid Political Transition
  • Danantara Builds US$10.4 Billion Investment Powerhouse
  • Asia-Pacific Nations Unite to Shape the Future of Responsible AI
  • Baubau’s Korean Village: Where Hangeul Preserves an Indigenous Language
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.