ASIATODAY.ID, HAIKOU – Demi mendukung implementasi Belt and Road Initiative, China-Malaysia Weiye Group (CMWG) berkomitmen untuk memanfaatkan sumber daya Malaysia, kebijakan perdagangan transit ASEAN, dan keunggulan Asia Tenggara.
Langkah-langkah ini dilakukan CMWG guna memperluas kerja sama dengan anggota ASEAN, serta menyampaikan itikad baik dan kolaborasi yang saling menguntungkan bagi dunia.
Demikian keterangan pers China-Malaysia Weiye Group bertajuk “Kerja Sama Perdagangan ASEAN-Hainan untuk Pasir dan Batu Kerikil guna Mempercepat Pembangunan Hainan FTP” yang digelar di Hainan, China, pada 23 September 2020.
Untuk mempercepat pembangunan Hainan Free Trade Port, CMWG akan mendirikan China-Malaysia Weiye Construction Materials Co. Ltd. di Hainan sebagai pusat operasional di China.
Perusahaan tersebut menggabungkan fungsi-fungsi litbang, produksi, pengolahan dan perdagangan bahan-bahan konstruksi. Secara khusus, CMWG akan membangun laboratorium pengujian bahan-bahan bangunan BSL 3 yang pertama di Hainan.
CMWG juga mengintegrasikan pengolahan pasir mekanis di Pingguo, Guangxi, serta mengimpor pasir alam dan batu kerikil yang bermutu tinggi dari Malaysia.
Dengan demikian, transaksi perdagangan antara Hainan dan negara-negara anggota ASEAN dapat meningkat.
Melalui jalur operasional yang profesional, terstandardisasi, dan aman bagi lingkungan, CWMG akan menjamin stabilitas pasokan dan permintaan pasir serta batu kerikil di Hainan.
CWMG turut merancang dasar-dasar pembangunan FTP Hainan pada jangka panjang, serta ikut membuka sektor perdagangan Hainan. (AT Network)
