• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Konfrontasi dengan Yunani, Turki Simulasi Perang di Laut Mediterania

by Redaksi Asiatoday
December 21, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Tegang dengan Yunani, Turki Gelar Latihan Militer di Mediterania

Latihan Militer Turki di Laut Mediterania. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Eskalasi konflik antara Turki dan Yunani kembali memanas.

Angkatan Laut Turki menggelar simulasi perang di kawasan perairan Mediterania timur, Minggu (20/12/2020).

Kementerian Pertahanan Turki mengungkapkan, simulasi ini dilakukan akibat meningkatnya ketegangan dengan negara tetangga, Yunani dan Siprus, terkait eksplorasi energi di wilayah tersebut.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Melalui akun Twitter, Kementerian Pertahanan Turki mencuitkan bahwa Angkatan Laut mereka tengah melakukan latihan, tanpa menentukan lokasi selain “Mediterania timur”.

Akun itu juga mengeposkan foto yang menunjukkan kapal angkatan laut Turki tengah menembakkan meriam.

Turki berselisih dengan anggota UE Yunani dan Siprus atas sumber daya energi di perairan yang disengketakan di Mediterania timur.

Simulasi perang tersebut menyusul pengumuman oleh Uni Eropa pada 10 Desember tentang rencana untuk menjatuhkan sanksi kepada Turki atas tindakan “ilegal dan agresif” di zona tersebut.

Pada hari Jumat, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada Kanselir Jerman Angela Merkel dalam panggilan konferensi video bahwa Turki ingin membuka lembaran baru dengan Uni Eropa.

Dia menegaskan bahwa sikap Turki “konstruktif” dan balik menuduh Yunani melarikan diri dari pembicaraan. (ATN)

Tags: Laut MediteraniaTurkiYunani
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.