• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Indonesia Targetkan 7 Juta Kunjungan Wisatawan Internasional di 2021

by Redaksi Asiatoday
December 31, 2020
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Persiapkan Labuan Bajo Jadi Lokasi KTT APEC

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). ist

ASIATODAY.JD, JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno menargetkan 7 juta kunjungan wisatawan internasional pada 2021. Target ini menyesuaikan dengan dampak besar pandemi global Covid-19 terhadap sektor pariwisata.

“Pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Dampak yang besar membuat Kemenparekraf menyesuaikan proyeksi kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) sebesar 4 hingga 7 juta wisman pada 2021,” kata Sandiaga melalui keterangan tertulisnya, Kamis (31/12/2020).

Menurut Sandiaga, pandemi global Covid-19 sangat berdampak terhadap kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia dan terlihat dari kunjungan wisman selama Januari—September 2020 yang hanya berjumlah 3,56 juta orang atau turun 70,57 persen. Pada periode yang sama tahun lalu, kunjungan wisman mencapai 12,1 juta orang.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

Meski target pada 2021 terbilang moderat, Sandiaga optimistis target kunjungan 18 juta wisman yang semula dibidik pada 2020 dapat tewujud pada 2025 seiring dengan pemulihan sektor pariwisata.

Sandiaga menegaskan, Kemenparekraf akan fokus pada penyelesaian pembangunan infrastruktur lima destinasi superprioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Selain itu, investasi sektor pariwisata dan penguatan promosi lewat pemanfaatan teknologi digital, akan dioptimalisasi.

“Kami akan menerapkan tiga strategi dalam mempercepat pemulihan pariwisata melalui inovasi dengan menggunakan teknologi untuk memetakan potensi dan penguatan, adaptasi dengan penerapan protokol kesehatan, dan kolaborasi semua pihak,” tandasnya. (ATN)

Tags: Asean TravelAsia TourismDestinasi Super PrioritasPariwisata IndonesiaWonderful Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.