• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Pertama Kali, Harimau Putih Lahir di Kebun Binatang Nikaragua

by Redaksi Asiatoday
January 7, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pertama Kali, Harimau Putih Lahir di Kebun Binatang Nikaragua

Nieve, bayi Harimau putih yang lahir di kebun binatang di Nikaragua. Foto: AFP

ASIATODAY.ID, MASAYA – Untuk pertama kalinya, seekor Harimau Putih langka, bernama Nieve (yang berarti salju dalam bahasa Spanyol) lahir di sebuah kebun binatang di Nikaragua.

Direktur kebun binatang Nikaragua, Eduardo Sacasa mengatakan bahwa bayi harimau tersebut dirawat oleh manusia karena induknya yang enggan untuk merawatnya.

Pihak kebun binatang Nikaragua juga mengatakan bahwa Nieve adalah Harimau putih pertama yang lahir di negara itu, dari sepasang Harimau Bengal kuning dan hitam. Nieve lahir sepekan lalu dengan berat di bawah 1 kilogram saat kelahirannya.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Lembaga konservasi terkemuka dunia, WWF (World Wildlife Fund) menggambarkan Harimau putih sebagai “anomali genetik”, yang tidak diketahui keberadaannya di alam liar. Namun terdapat beberapa puluh ekor Harimau jenis langka tersebut yang berada di dalam penangkaran.

Sementara menurut The Wildcat Sanctuary di Minnesota, Harimau putih adalah Harimau Bengal yang induknya membawa gen resesif, mereka juga bukan termasuk kelompok hewan albino atau spesies terpisah.

Beberapa taman satwa dan kebun binatang diketahui mengawinkan Harimau putih, karena anak Harimau putih menarik lebih banyak pengunjung, meskipun hal ini sering mengakibatkan malformasi dan masalah genetik lainnya, menurut situs resmi kebun binatang itu.

Ibu dari bayi Harimau putih itu, diselamatkan setelah ditinggalkan oleh sebuah kelompok sirkus, dan mewarisi gen langka dari kakeknya, yang berbulu putih.

Istri Sacasa Marina Arguello, yang membantu mengelola kebun binatang Nikaragua pun turut serta membantu merawat Nieve dengan memberikannya susu botol.

Arguello bahkan kerap membisikkan ucapan manis ke telinga Harimau mungil tersebut saat memberikannya susu, dan menepuk punggungnya dengan lembut.

“Nafsu makannya tidak hilang; setiap tiga jam dia mendapat botol susunya. Kalau tidak, dia berteriak. Juga kalau susunya terlalu dingin,” terang Arguello. (CNA/ATN)

Tags: HarimauKonservasi SatwaSatwa EndemikSatwa LiarWWF
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.