• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Pertama Kali, Harimau Putih Lahir di Kebun Binatang Nikaragua

by Redaksi Asiatoday
January 7, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pertama Kali, Harimau Putih Lahir di Kebun Binatang Nikaragua

Nieve, bayi Harimau putih yang lahir di kebun binatang di Nikaragua. Foto: AFP

ASIATODAY.ID, MASAYA – Untuk pertama kalinya, seekor Harimau Putih langka, bernama Nieve (yang berarti salju dalam bahasa Spanyol) lahir di sebuah kebun binatang di Nikaragua.

Direktur kebun binatang Nikaragua, Eduardo Sacasa mengatakan bahwa bayi harimau tersebut dirawat oleh manusia karena induknya yang enggan untuk merawatnya.

Pihak kebun binatang Nikaragua juga mengatakan bahwa Nieve adalah Harimau putih pertama yang lahir di negara itu, dari sepasang Harimau Bengal kuning dan hitam. Nieve lahir sepekan lalu dengan berat di bawah 1 kilogram saat kelahirannya.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Lembaga konservasi terkemuka dunia, WWF (World Wildlife Fund) menggambarkan Harimau putih sebagai “anomali genetik”, yang tidak diketahui keberadaannya di alam liar. Namun terdapat beberapa puluh ekor Harimau jenis langka tersebut yang berada di dalam penangkaran.

Sementara menurut The Wildcat Sanctuary di Minnesota, Harimau putih adalah Harimau Bengal yang induknya membawa gen resesif, mereka juga bukan termasuk kelompok hewan albino atau spesies terpisah.

Beberapa taman satwa dan kebun binatang diketahui mengawinkan Harimau putih, karena anak Harimau putih menarik lebih banyak pengunjung, meskipun hal ini sering mengakibatkan malformasi dan masalah genetik lainnya, menurut situs resmi kebun binatang itu.

Ibu dari bayi Harimau putih itu, diselamatkan setelah ditinggalkan oleh sebuah kelompok sirkus, dan mewarisi gen langka dari kakeknya, yang berbulu putih.

Istri Sacasa Marina Arguello, yang membantu mengelola kebun binatang Nikaragua pun turut serta membantu merawat Nieve dengan memberikannya susu botol.

Arguello bahkan kerap membisikkan ucapan manis ke telinga Harimau mungil tersebut saat memberikannya susu, dan menepuk punggungnya dengan lembut.

“Nafsu makannya tidak hilang; setiap tiga jam dia mendapat botol susunya. Kalau tidak, dia berteriak. Juga kalau susunya terlalu dingin,” terang Arguello. (CNA/ATN)

Tags: HarimauKonservasi SatwaSatwa EndemikSatwa LiarWWF
No Result
View All Result

Terbaru

  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.