• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Joe Biden Wajibkan Seluruh Mobil Dinas di AS Pakai Mobil Listrik

by Redaksi Asiatoday
January 27, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Joe Biden Rombak Total Kebijakan Trump

Presiden Amerika Serikat Joe Biden menandatangani kebijakan baru. Dok Potus

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mewajibkan mobil dinas pemerintahan di Amerika Serikat dengan mobil listrik. Total sebanyak 645.000 mobil dinas, berupa mobil dan truk pikap, akan diganti oleh mobil listrik buatan Amerika Serikat.

Joe Biden mengatakan langkah ini akan berdampak positif pada industri otomotif Amerika karena akan membuka ribuan lapangan kerja baru.

“Pemerintah Ferderal saat ini memiliki armada kendaraan yang besar, kami akan menggantinya denga mobil listik buatan Amerika oleh tenaga kerja Amerika. Ini akan jadi mobilisasi dan investasi publik terbesar kedua setelah Perang Dunia kedua,” kata Joe Biden melalui keterangan resminya, dikutip Rabu (27/1/2021).

RelatedPosts

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Berdasarkan data General Service Administration, saat ini armada mobil dinas pemerintah Amerika Serikat mencapai 645.000 kendaraan. Itu sudah termasuk kendaraan militer, kendaraan perusahaan pos dan sebagainya. Detilnya 272.000 truk pikap, 102.000 kendaraan truk ringan, 39.000 truk berat, 224.000 mobil penumpang dan 8.000 kendaraan umum seperti bus dan ambulans.

Kendati demikian, Joe Biden belum memberikan detil kapan rencana itu dieksekusi. Begitu juga merek mobil Amerika apa yang akan dipilih untuk menyediakan mobil listrik tersebut. Bahkan dia sama sekali tidak menyinggung pendanaan yang harus dikeluarkan pemerintah Amerika Serikat untuk kebijakan tersebut.

Autoblog mengatakan rencana tersebut keluar setelah Joe Biden mengeluarkan keputusan presiden yang ingin memberikan stimulan kepada industri manufaktur Amerika yang mengalami kesulitan selama pandemi. Akibat pandemi 540.000 buruh industri manufaktur Amerika kehilangan pekerjaan.

Sementara calon Menteri Transportasi Amerika, Pete Buttigieg mengatakan dirinya akan mendukung sepenuhnya rencana Joe Biden untuk menghijaukan sistem transportasi di Amerika. Pete Buttigieg mengatakan siap menjalankan kebijakan yang sangat dekat dengan elektrifikasi. (ATN)

Tags: Industri Mobil ListrikJoe BidenMobil Listrik
No Result
View All Result

Terbaru

  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.