• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, July 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Geser China, India akan Jadi Negara Terpadat di Dunia pada 2027

by Redaksi Asiatoday
July 12, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Investasi Rp1.628 Triliun, Kanada Sasar Negara Asia

Kota Mumbai, India. Dok

ASIATODAY.ID, NEW DELHI – Pertumbuhan penduduk di India melonjak tajam.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan India berada di jalur untuk menggeser China sebagai negara terpadat di dunia pada tahun 2027.

Sebagaimana dilaporkan Reuters pada Minggu (11/7/2021), sebagai rumah bagi 1,3 miliar orang, India telah menyaksikan masuknya orang yang bermigrasi dari desa ke kota untuk mencari pekerjaan dan prospek pendidikan yang lebih baik.

RelatedPosts

Bangladesh President Resigns Amid Political Transition

Indonesia, Türkiye Launch New Labor Partnership Through 2026–2027 Action Plan

ASEAN Palm Oil Giants Build Sustainability Alliance

Namun, perumahan yang terjangkau tetap menjadi masalah yang belum terselesaikan, yang menyebabkan menjamurnya permukiman ilegal dan permukiman kumuh.

Perumahan informal seringkali tidak memiliki izin dengan fasilitas sanitasi yang buruk, drainase yang tidak terencana, dan pasokan air minum bersih dan listrik yang tidak menentu.

Bhupinder Kumar, warga yang tinggal di dekat pemukiman di Delhi mengatakan, dalam 20 tahun ke depan, orang akan berubah menjadi “kanibal”’, mengingat kurangnya pekerjaan dan rumah.

Pemerintah India meluncurkan Misi Perumahan untuk Semua pada tahun 2015, dengan tenggat waktu 2022. India bertujuan untuk membangun 20 juta unit rumah perkotaan dan 30 juta rumah pedesaan.

Negara bagian terpadat di India Uttar Pradesh baru-baru ini mengusulkan undang-undang yang bertujuan untuk mempromosikan kebijakan dua anak.

Di bawah proposal pemerintah negara bagian yang diumumkan pada Sabtu (10/7), pasangan dengan lebih dari dua anak tidak akan diizinkan untuk menerima tunjangan atau subsidi pemerintah. Pasangan itu juga akan dilarang melamar pekerjaan pemerintah negara bagian. (ATN)

Tags: ChinaIndia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Cocoa Rise Reshapes Asia’s Chocolate Supply Chain
  • Bangladesh President Resigns Amid Political Transition
  • Danantara Builds US$10.4 Billion Investment Powerhouse
  • Asia-Pacific Nations Unite to Shape the Future of Responsible AI
  • Baubau’s Korean Village: Where Hangeul Preserves an Indigenous Language
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.