• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Nilai Kapitalisasi Pasar Saham Tesla Capai USD1 Triliun

by Redaksi Asiatoday
October 26, 2021
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lampaui GM dan Ford, Tesla Jadi Perusahaan Mobil Paling Bernilai di Amerika

Produsen mobil listrik, Tesla. Dok

ASIATODAY.ID, NEW YORK – Nilai kapitalisasi pasar Tesla menyentuh angka USD1 triliun atau sekitar Rp14.160 triliun pada perdagangan Senin, 25 Oktober 2021.

Naiknya japitalisasi pasar Tesla tersebut seiring kabar Hertz akan memesan 100.000 kendaraan untuk membangun penyewaan kendaraan listrik pada akhir 2022.

Tesla bergabung dengan perusahaan kapitalisasi pasar triliunan dolar AS antara lain Apple, Amazon dan Microsoft. Demikian dikutip dari CNBC International, Selasa (26/10/2021).

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

Berita pemesanan kendaraan tersebut membawa saham Tesla lebih dari USD 1.045 per saham atau sekitar Rp 14,79 juta pada perdagangan tengah hari, dan catat rekor tertinggi baru setelah saham menembus USD 900. Saham Tesla ditutup naik 12,66 persen ke posisi USD 1.024 per saham atau sekitar Rp 14,49 juta.

Di sisi lain, penjualan Uni Eropa yang kuat dan analis tetap positif semakin mendorong harga saham Tesla.

Adam Jonas dari Morgan Stanley menaikkan target harga saham Tesla menjadi USD 1.200 per saham atau setara Rp 16,99 juta dari USD 900 atau setara Rp 12,74 juta.

Jato Dynamics mengatakan, sedan listrik model 3 Tesla menjadi kendaraan listrik penuh pertama yang mencapai penjualan mobil baru secara keseluruhan di Eropa pada September.

CEO Tesla Elon Musk merayakan milestone ini di Twitter sebelum pasar saham tutup. Ia menulis Wild $T1imes! di akun twittternya @elonmusk.

Sementara itu, kesepakatan dengan Hertz yang akan hasilkan USD 4,2 miliar atau sekitar Rp 59,47 triliun yang dilaporkan untuk Tesla adalah pembelian kendaraan listrik terbesar yang pernah ada, sebelum laporan Bloomberg.

Namun, Tesla belum dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Bloomberg juga melaporkan mobil-mobil tersebut dijadwalkan untuk pengiriman dalam 14 bulan ke depan dan akan tersedia untuk pelanggan di Amerika Serikat dan sebagian Eropa pada awal November, menurut sumber.

Kesepakatan itu terjadi lebih dari setahun setelah Hertz mengajukan perlindungan kebangkrutan selama puncak pandemi COVID-19 karena permintaan untuk perjalanan dan kendaraan sewa berkurang. Pada 2021, investor dari Knighthead Capital Management dan Certares Management menyatakan akan mengambil alih perusahaan itu. (ATN)

Tags: Industri Mobil ListrikTesla
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.