• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

PM Singapura Dorong ASEAN dan China Saling Membuka Perbatasan

by Redaksi Asiatoday
November 22, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
PM Singapura Dorong ASEAN dan China Saling Membuka Perbatasan

Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong. Dok

ASIATODAY.ID, SINGAPURA – Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong mendorong agar ASEAN dan China untuk saling membuka perbatasan.

“Saat negara-negara di kawasan sudah membuat kemajuan signifikan dalam hal vaksinasi Covid-19, sudah waktunya bagi ASEAN dan China untuk secara progresif saling membuka perbatasan,” kata PM Lee, Senin (22/11/2021).

Hal tersebut meliputi pengembangan solusi digital dalam memfasilitasi pengakuan status sertifikat vaksin di masing-masing negara.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Berbicara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-China, PM Lee juga menyambut baik langkah resmi ASEAN dalam meningkatkan hubungan dengan China ke kemitraan strategis komprehensif.

Ini artinya, kedua kubu akan bekerjasama di level yang lebih mendalam di berbagai area.

“Saya yakin peningkatan kerja sama ini akan bermanfaat, substantif, dan saling menguntungkan,” kata PM Lee, dilansir dari The Straits Times.

PM Lee mengatakan, negara-negara di kawasan juga perlu berupaya meningkatkan Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-China, begitu juga dengan Perjanjian Transportasi Udara ASEAN-China untuk mendukung penerbangan sipil dan pariwisata.

KTT yang digelar secara virtual dengan Presiden Xi Jinping ini digelar dalam memperingati 30 tahun hubungan dialog ASEAN-China.

Dalam KTT yang berlangsung selama satu hari ini, para pemimpin mendiskusikan cara memperkuat hubungan. Mereka juga bertukar pandangan mengenai pertumbuhan kawasan dan internasional.

PM Lee mencatat bahwa kedua kubu terus memperkuat kemitraan mereka terlepas dari kemunculan pandemi Covid-19. Ini terlihat dari ASEAN yang menjadi mitra dagang utama Tiongkok sepanjang tahun lalu.

Nilai perdagangan tahunan antar kedua kubu kini telah melampaui USD500 miliar. (ATN)

Tags: ASEAN-ChinaKTT ASEAN
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.