ASIATODAY, JAKARTA – Gubernur Nusatenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat meyakinkan, daerah yang dipimpinnya memiliki objek pariwisata yang paling menarik dan paling mahal. Alasannya, satu-satunya hotel termahal di dunia dan terbaik itu ada di NTT.
“Kalau di Mandalika belum, di Jawa Tengah belum, apa lagi di Sumatera Utara belum,” kata Viktor seusai menghadap Presiden Jokowi di Istana Merdeka, baru-baru ini.
Gubernur NTT itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden dan Menteri Pariwisata yang telah memperhatikan Labuan Bajo untuk masuk dalam 10 destinasi baru yang dikembangkan.
Karena itu, lanjut Viktor, tugas pemerintah provinsi mengubah cara berpikir dan meningkatkan awareness dari masyarakat dan pemerintah setempat untuk mampu mengejar ketertinggalan. Seperti dari aspek kebersihannya, amenities sampai ke restoran makan yang bagus dan enak. Karena pariwisata bicara tentang datang, tinggal, makan, minum, nonton dan belanja.
“Karena itu NTT memiliki semuanya. Kami punya banyak destinasi, punya juga atraksi yang memanggil ikan dari laut bebas. Itu tinggal pakai WA (WhatsApp) saja ikan yang akan datang, dan itu luar biasa,” ujar Vikyot seraya menunjuk lokasi di Kelabba Maja yang tidak kalah dengan Grand Canyon.
Menurut Viktor, NTT akan membuat festival memanggil ikan dari laut bebas tanggal 19 – 21 Juli 2019. Secara berkelakar, Gubernur NTT itu menilai ikan di Kelabba Maja satu-satunya ikan di dunia yang beragama.
“Di Indonesia ikannya beragama karena yang paling besar itu namanya Paus, sementara yang memanggil itu Muslim,” ucap Viktor yang disambut tawa wartawan yang hadir.
Menurut Viktor, NTT begitu indah dan sangat eksotik. Karena itu cerita orang NTT eksotik, indah, alamnya eksotik, manusianya eksotik, dan itulah Nusa Tenggara Timur.
“Dengan dukungan pemerintah pusat menurut saya akan bisa mampu mengatasi kemiskinan yang ada dengan langkah-langkah yang dilakukan. Dan pariwisata adalah jawabannya. Karena menurut ilmu pariwisata lompatan ekonomi itu eksponensial lompatan berkali-kali,” ucap Viktor meyakinkan.
