• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, July 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Ledakan Gas di Chongqing China, 16 Orang Tewas

by Redaksi Asiatoday
January 8, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ledakan Gas di Chongqing China, 16 Orang Tewas 1

Ledakan di Gedung Kantin Pemerintah di China. Ist

ASIATODAY.ID, CHONGQING – Sebanyak 16 orang dilaporkan tewas akibat ledakan di sebuah kantin pemerintah di Chongqing, China.

Bangunan kantin pemerintah di barat daya China itu runtuh setelah ledakan yang diduga disebabkan oleh kebocoran gas.

“Pada Jumat tengah malam, 26 orang telah dievakuasi dari lokasi tersebut, 16 orang di antaranya telah meninggal,” demikian laporan CCTV dikutip Al Jazeera, Sabtu (8/1/2022)

RelatedPosts

Indonesia, Türkiye Launch New Labor Partnership Through 2026–2027 Action Plan

ASEAN Palm Oil Giants Build Sustainability Alliance

Australia Mobilises Innovative Finance to Accelerate Indonesia’s Green Economic Growth

Satu orang dalam kondisi kritis, dan orang-orang yang terluka lainnya juga berada di rumah sakit setelah terjebak reruntuhan beton setelah ledakan.

Menurut CCTV, Kementerian Manajemen Darurat mengirim tim lebih dari 600 personel ke tempat kejadian di distrik Wulong, Chongqing.

Gambar yang diposting oleh kantor berita Xinhua menunjukkan alat berat mengangkat lempengan beton dari lokasi ledakan. Gambar lain menunjukkan personel penyelamat dan pria berseragam militer menggali puing-puing dan membawa beberapa orang yang terluka.

Menurut layanan global Xinhua, Globalink, ledakan itu terjadi saat orang-orang sedang makan siang. Laporan itu menyatakan penyebab ledakan itu sekarang sedang diselidiki.

Kecelakaan konstruksi dan industri sering terjadi di China, karena manajer mengambil jalan pintas, standar keselamatan yang lemah, dan infrastruktur yang rusak.

Pada Senin, tanah longsor di satu lokasi konstruksi di provinsi Guizhou, China barat daya, menewaskan sedikitnya 14 orang.

Pada Desember, sedikitnya 18 orang tewas setelah terjebak di sebuah tambang di Chongqing, kecelakaan kedua di kawasan itu hanya dalam lebih dari dua bulan.

Pada Juli, 14 pekerja tewas di provinsi Guangdong, China selatan, setelah terowongan yang mereka bangun terendam banjir.

Di antara kecelakaan terburuk di China adalah ledakan besar tahun 2015 di satu gudang bahan kimia di kota pelabuhan Tianjin yang menewaskan 173 orang. Kebanyakan dari para korban adalah petugas pemadam kebakaran dan polisi. (ATN)

Tags: China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Danantara Builds US$10.4 Billion Investment Powerhouse
  • Asia-Pacific Nations Unite to Shape the Future of Responsible AI
  • Baubau’s Korean Village: Where Hangeul Preserves an Indigenous Language
  • Saudia and Garuda Indonesia Strengthen Global Connectivity
  • Indonesia, Türkiye Launch New Labor Partnership Through 2026–2027 Action Plan
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.