• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

DBS Bank Kucurkan Pinjaman Triliunan untuk PLN, Medco Energi dan Ciputra Group

by Redaksi Asiatoday
February 11, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bank DBS dan Manulife Indonesia Luncurkan MiEarly Critical Protection

Bank DBS Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – PT Bank DBS Indonesia turut berperan aktif dan berkontribusi menumbuhkan ekonomi dalam negeri melalui penyaluran kredit ke sejumlah emiten di sektor migas, energi dan sumber daya alam, serta properti.

Yang terbaru, PT Bank DBS Indonesia telah melakukan kerjasama finansial di sektor sumber daya alam, energi, dan migas. Salah satunya adalah dengan PT PLN (Persero) untuk fasilitas Club Deal senilai USD500 juta dengan tenor lima tahun.

Dana tersebut akan digunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan capital expenditure dan other general corporate purposes sehubungan dengan proyek pembangkit ketenagalistrikan.

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

Masih di sektor migas, DBS Bank Ltd kembali memberikan pinjaman dan turut berperan serta sebagai salah satu sindikasi bank yang mengucurkan fasilitas pinjaman dana sebesar USD450 juta atau setara dengan Rp6,41 triliun kepada Medco Energi Global Pte Ltd, anak perusahaan yang dimiliki penuh oleh PT Medco Energi Internasional Tbk.

Selain DBS Bank Ltd, fasilitas sindikasi diatur oleh lima bank lainnya, yaitu ANZ, ING, Morgan Stanley, MUFG, dan SCB (sebagai “Mandated Lead Arrangers, Underwriters and Bookrunners”), di mana perjanjian kerjasama ini ditandatangani pada 11 Desember 2021 lalu.

Untuk sektor properti, PT Bank DBS Indonesia bersama dengan Bank Permata Tbk, memberikan fasilitas term loan dalam bentuk perjanjian sindikasi kepada PT Ciputra Sentra, anak perusahaan PT Ciputra Development Tbk.

Ciputra Group adalah salah satu group properti terbesar di Indonesia yang sudah bekerja sama cukup lama dengan PT Bank DBS Indonesia dan DBS Group. Penandatanganan perjanjian kredit sindikasi dilaksanakan pada tanggal 19 November 2021.

Total partisipasi PT Bank DBS Indonesia pada perjanjian sindikasi ini adalah Rp400 miliar dari total pendanaan Rp900 miliar dan tenor fasilitas yang diberikan adalah lima tahun.

Tujuan pendanaan adalah untuk pembiayaan kembali pinjaman investasi PT Ciputra Sentra dan untuk pembiayaan keperluan umum perusahaan (general corporate purpose).

“Sebagai bank yang memiliki tujuan yang positif, PT Bank DBS Indonesia senantiasa menjalin kerjasama strategis lintas sektoral untuk mendukung kemajuan pembangunan di Indonesia. Berbagai agenda pembangunan berskala nasional terutama di sektor infrastruktur merupakan salah satu prioritas pemerintah, di mana peran aktif dari PT Bank DBS Indonesia dalam menyalurkan kredit secara tidak langsung mendukung perkembangan di bidang migas, energi dan sumber daya alam, juga infrastruktur dan properti. Kerjasama ini merupakan cerminan kepercayaan nasabah korporasi dalam mengelola dana dan rencana bisnis mereka,” kata Kunardy Lie, Corporate Banking Director PT Bank DBS Indonesia melalui keterangan resmi, Jumat (11/2/2022).

DBS Group Research menyoroti empat faktor yang harus diperhatikan pada tahun 2022, yaitu; a) momentum pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang lebih tinggi tahun depan; b) kebijakan fiskal dan moneter berada di jalur yang tepat untuk secara bertahap mengendurkan bias akomodatifnya; c) walau sudah kuat dan tersanggah dengan baik, keseimbangan eksternal kemungkinan akan lebih baik; dan d) fokus pada sektor komoditas hilir dan infrastruktur.

“Kami senantiasa berupaya untuk memberikan solusi finansial kepada nasabah korporasi melalui solusi pendanaan yang tepat – baik berupa kredit pinjaman, maupun debt capital market advisory. Sejalan dengan pemulihan ekonomi yang semakin baik, kami melihat peluang untuk terus menjalin kerja sama dengan lebih banyak lagi emiten terkemuka di sektor teknologi, konsumen dan kesehatan. Ke depannya, kami ingin memberikan lebih banyak layanan perbankan yang berfokus pada keberlanjutan, sesuai dengan salah satu pilar kami yaitu Responsible Business Practice,” imbuh Kunardy Lie. (AT Network)

Tags: Bank DBSCiputraDBS Group ResearchMedco Energi InternationalPLN
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.