• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Menlu AS: Kepemimpinan Indonesia Telah Menyatukan G20

by Redaksi Asiatoday
July 9, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Menlu AS: Kepemimpinan Indonesia Telah Menyatukan G20

Pertemuan bilateral Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony J. Blinken dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi dalam agenda Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 yang digelar di Bali, Sabtu (9/7/2022). Dok Kedubes AS

ASIATODAY.ID, BALI – Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony J. Blinken menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 yang digelar di Bali, Sabtu (9/7/2022).

Sebelum pertemuan itu, Menlu Blinken terlebih dahulu menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi.

Dalam pertemuan itu, Menlu Blinken mengungkapkan apresiasinya atas kepemimpinan Indonesia sebagai Presidensi G20.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

“Amerika Serikat sangat berterima kasih atas kepemimpinan Anda, kepemimpinan Indonesia dalam menyatukan G20 – tidak hanya menyatukan kita tetapi juga memimpin kita, dan khususnya bekerja sama untuk memastikan bahwa kita pulih bersama, pulih lebih kuat. Kita melihat efek COVID; hal tersebut masih melekat di seluruh dunia. Sayangnya, kita juga melihat efek agresi Rusia terhadap Ukraina yang membuat segalanya menjadi lebih sulit dari sebelumnya,” kata Menlu Blinken, yang disiarkan Kedubes AS.

Menlu Blinken mengungkapkan, melalui forum ini, “Kami berbagi keyakinan dengan Indonesia bahwa multilateralisme adalah jawaban vital, respons vital. Dan kita mendengarkan Menlu Indonesia berbicara kepada kita semua yang berkumpul hari ini tentang keyakinan Indonesia bahwa tidak ada satu masalah pun yang kita hadapi, sebagai kumpulan negara, yang dapat ditangani secara efektif oleh hanya salah satu dari negara kita yang bertindak sendiri. Kami sangat setuju dengan hal itu, dan itulah mengapa multilateralisme sangat penting dan kepemimpinan Indonesia saat ini untuk – bukan hanya untuk Indonesia, bukan hanya untuk Amerika Serikat, tetapi untuk dunia – sangatlah penting. Jadi, kami sangat mendukung kepemimpinan itu, kerja sama yang kita bangun di sini hari ini sebagai menteri luar negeri, kerja sama yang akan dilakukan para pemimpin kami dalam beberapa bulan di Indonesia,”.

Kunjungan Blinken sebagai Menteri Luar Negeri AS di Indonesia ini merupakan kunjungan yang kedua.

Namun sebelumnya, Blinken telah beberapa kali mengunjungi Indonesia.

“Pertama kali, sebenarnya, dengan Presiden Clinton, saya rasa, pada 1990-an. Jadi, sangat luar biasa bisa kembali ke sini,” ujarnya.

Selain melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu RI Retno Marsudi, Menlu Blinken juga akan bertemu dengan Penasihat Negara dan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat China (RRC) Wang Yi di sela-sela G20.

Setelah dari Indonesia, Menlu Blinken akan melanjutkan kunjungan ke Bangkok, Thailand untuk bertemu dengan Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha dan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Don Pramudwinai untuk membahas agenda APEC 2023 di mana AS akan menjadi tuan rumah, memperluas kerja sama di bidang kesehatan dan iklim, dan mengatasi krisis di Burma.

Menlu Blinken juga akan bertemu dengan alumni program pertukaran A.S., mengunjungi Pusat Operasi Darurat Departemen Pengendalian Penyakit Thailand, dan mengunjungi pusat penampungan dan kesejahteraan bagi korban perdagangan manusia.

Aliansi AS-Thailand sangat penting untuk memajukan Strategi Presiden untuk mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, terhubung, makmur, aman, dan tangguh. (ATN)

Tags: G20KTT G20
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.