• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Investasi Rp186 Triliun, Rusia Bangun 2 Pembangkit Nuklir di Hungaria

by Redaksi Asiatoday
August 30, 2022
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi Rp186 Triliun, Rusia Bangun 2 Pembangkit Nuklir di Hungaria

Pembangkit tenaga nuklir yang dibangun Rosatom. Dok

ASIATODAY.ID, MOSKWA – Perusahaan energi nuklir terbesar Rusia, Rosatom akan mulai membangun dua reaktor nuklir baru di Hungaria dalam beberapa minggu mendatang.

Pembangkit listrik tenaga nuklir Paks itu dibangun berdasarkan kesepakatan 2014 yang ditandatangani antara Budapest dan Moskwa.

Meskipun mengalami penundaan yang serius, proyek tersebut, yang diberikan tanpa tender kepada Rosatom, sering disebut-sebut sebagai bukti hubungan hangat antara Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Dalam satu keputusan di situsnya Kamis malam, Otoritas Energi Nuklir Hungaria mengatakan pembangkit listrik 2 gigawatt yang dibangun Rusia di Paks dapat diperluas dengan dua reaktor baru, sambil menunggu izin lebih lanjut.

Hongaria bertujuan untuk memperluas Paks dengan dua reaktor VVER buatan Rusia, dengan kapasitas masing-masing 1,2 gigawatt. Energi nuklir tidak dikenakan sanksi Uni Eropa.

Rencana untuk dua blok baru di Paks melayani kepentingan strategis Hungaria, Menteri Luar Negeri Péter Szijjártó mengatakan setelah pertemuan pada bulan Mei dengan kepala eksekutif Rosatom.

Pembangkit Paks sekarang memiliki empat reaktor VVER 440 kecil buatan Rusia dengan kapasitas gabungan sekitar 2.000 megawatt yang mulai beroperasi antara tahun 1982 dan 1987.

Industri nuklir Rusia belum dikenai sanksi Uni Eropa atas invasi berdarahnya ke Ukraina. Langkah untuk mengisolasi dan memberi sanksi pada ekspor minyak dan gasnya tidak didukung tanpa syarat oleh Hungaria.

Situs Paks saat ini menghasilkan 40% dari pasokan listrik Hungaria.

“Biarkan konstruksi dimulai!” kata Menteri Luar Negeri Peter Szijjarto dalam satu posting Facebook, seperti dilaporkan BBC, Minggu (28/8/2022).

Dengan tambahan dua reaktor, pembangkit listrik tenaga nuklir Paks di Hungaria yang saat ini terdiri dari empat reaktor buatan Soviet, akan mengalami penambahan kapasitas lebih dari dua kali lipat.

“Ini adalah langkah besar, tonggak penting. Dengan cara ini kami akan memastikan keamanan energi Hungaria dalam jangka panjang dan melindungi Hungaria dari perubahan harga energi yang liar,” kata Szijjarto.

Szijjarto menambahkan bahwa reaktor nuklir bisa siap untuk digunakan pada tahun 2030.

Proyek kontroversial 12,5 miliar euro (Rp 186 triliun) sebagian besar dibiayai oleh Rusia.

Setelah perang di Ukraina, banyak negara Uni Eropa berusaha mengurangi ketergantungan mereka pada pasokan energi Rusia. (ATN)

Tags: Energi NuklirRosatom
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.