• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Pekerja Tewas di Kawasan Industri Harita Nickel

by Redaksi Asiatoday
January 30, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Pekerja Tewas di Kawasan Industri Harita Nickel

Kawasan industri Harita Nickel di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Dok Harita

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kecelakaan kerja hingga merenggut korban jiwa kembali terjadi di kawasan industri nikel (smelter) di Indonesia.

Kali ini, kecelakaan terjadi di Kawasan Industri Harita Nickel yang beroperasi di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Pasalnya, seorang karyawan PT Mega Surya Pertiwi (MSP), yang merupakan subkontraktor dari Harita Nickel, berinisial AS tewas saat bekerja.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Laporan media lokal setempat, peristiwa itu terjadi jelang subuh, Minggu 29 Januari 2023, ketika korban hendak melakukan inspeksi di pabrik (smelter) sebelum pergantian sift. Korban diketahui tewas akibat benturan keras di kepala.

“Kejadiannya sekitar pukul 05.11 Wita. Korban sedang inspeksi. Sebuah loader  sedang mundur, korban yang berada di belakang kaget dan roboh ke belakang. Ia tersandung dan kepala bagian belakang membentur lantai. Kemudian korban tidak sadarkan diri,” kata saksi mata di lokasi.

Korban sempat dilarikan ke klinik perusahaan untuk mendapatkan perawatan intensif, namun nyawa korban tak bisa diselamatkan dan meninggal sekitar pukul 07:00 pagi Wita.

“Korban dibawah dengan speedboat menuju Ternate, sekitar pukul 09:00. Jenazah diantar langsung oleh perwakilan pihak perusahaan ke kampung halamannya di Desa Petelei, Maba Selatan, Halmahera Timur,” paparnya.

Menurut informasi, korban sudah bekerja di MSP selama kurang lebih 7 tahun. Korban meninggalkan seorang istri dan seorang anak.

Sementara itu, Humas Harita Nickel saat dikonfirmasi mengaku masih fokus pada pemulangan jenazah ke kampung halaman sehingga belum memberikan pernyataan resmi perihal kejadiaan yang merenggut nyawa AS.

Sekadar diketahui, PT. Megah Surya Pertiwi (Harita Group) bergerak di bidang peleburan ferro-nickel (Smelter Nikel).

Perusahaan itu dikendalikan oleh sejumlah pemegang saham: Xinxing Ductile Iron Pipes Co, Ltd – China (BUMN) Harita Group – Indonesia Corsa Investments Pte. Ltd – Singapore dengan total investasi US$350 juta. (ATN)

Source: Halmaherapost.com

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Harita NickelHilirisasi Nikel
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.