• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Volkswagen Konsisten Bertahan di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
November 13, 2019
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Volkswagen Ditarget Lima Tahun Sudah Harus Booming di Indonesia

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Volkswagen, merek otomotif asal Jerman bertekad akan tetap bertahan di Indonesia. Volkswagen tidak ingin mengikuti jejak Chevrolet dan Ford yang memilih meninggalkan Indonesia.

Hingga kini, merek asal Jerman tersebut tetap di Indonesia dan berada di bawah naungan PT Garuda Mataram Motor dan menjadi bagian dari Indomobil Group.

Chief Operating Officer PT Garuda Mataram Motor, Jonas Chendana, menegaskan bahwa mereka tidak akan mengikuti langkah yang dilakukan oleh pabrikan Amerika Serikat, seperti Chevrolet dan Ford yang menghentikan penjualannya di tanah air.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

“Kita tidak ada kekhawatiran akan hengkang. Kita juga sedang bangun pabrik di Indonesia, jadi kita berkomitmen,” terang Jonas di Senayan Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Menurut Jonas, keberadaan konsumen di Indonesia menjadi salah satu pertimbangan Volkswagen bertahan. Mengingat merek bisa diterima dan memiliki konsumen setia.

“Kita percaya bahwa Volkswagen itu punya ikatan batin dengan konsumen Indonesia,” terang Jonas.

Bahkan ada beberapa mobil-mobil Volkswagen yang kemudian menjadi barang koleksi, dan harga bekasnya ada yang tembus sampai miliaran rupiah.

“Banyak model Volkswagen yang menjadi legenda, seperti Karmann Ghia, Beetle, Safari, dan banyak lagi,” jelas Jonas.

Merek Volkswagen sudah ada di Indonesia sejak 1952 di bawah naungan PT Piola. Kemudian di 1972, merek ini diambil alih oleh PT Garuda Mataram Motor dan akhirnya pada 1992 bergabung dengan Indomobil Group. Terakhir, di Juli 2019, mereka meluncurkan All New Tiguan Allspace sebagai mobil terbarunya di tanah air.

Meski kondisi otomotif Indonesia sedang stagnan, cenderung turun, dan kalah bersaing dengan merek-merek Jepang, Volkswagen masih tetap tegar dengan tetap menjual mobil-mobilnya di tanah air.

Berbeda dengan Chevrolet yang sudah tidak tahan dengan kondisi di tanah air, dan akhirnya mengurangi bisnisnya dengan menghentikan penjualan sementara layanan purna jual tetap diteruskan. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: ChevroletOtomotifVolkswagen
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.