• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi di Indonesia, Jepang Jajaki Skema Dana Abadi

by Redaksi Asiatoday
December 4, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi di Indonesia, Jepang Jajaki Skema Dana Abadi

Bank of Japan. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Japan Bank for International Cooperation (JBIC) tertarik membiayai pembangunan Indonesia dalam bentuk Dana Abadi (Sovereign Wealth Fund/ SWF). Skema yang sama diterapkan pada investasi dari Uni Emirat Arab.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, investasi tersebut menyangkut program perumahan, pembangunan infrastruktur, serta hilirisasi sektor manufaktur. Minat JBIC itu diutarakan saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Selasa (3/12/2019).

“Presiden tadi menerima gubernur JBIC Maeda dan membahas JBIC yang tertarik pembangunan di Indonesia,” ujar Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip keterangan tertulis setkab, Rabu (4/12/2019).

RelatedPosts

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

Sri Mulyani belum bisa menerka nilai investasi yang akan ditanamkan JBIC tersebut, namun ia memastikan investasi Jepang ke Indonesia sangat fleksibel tergantung kebutuhan pemerintah terhadap pembiayaan pembangunan.

“Kebutuhan investasi Indonesia yang besar mereka anggap sebagai salah satu negara prioritas dan destinasi. Mereka kan sudah cukup lama di sini,” jelasnya.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menambahkan skema dana abadi Jepang akan digabung dengan investasi dari Amerika Serikat (AS). Nilai investasi itu nantinya akan disampaikan oleh Presiden.

“Kita bikin soverign wealth fund antara Indonesia dengan Jepang dan Amerika,” jelasnya.

Menurutnya, skema investasi lewat dana abadi yang ditawarkan Indonesia sudah diterapkan sejak lama di Singapura, India, Mesir, Rusia, Arab, Tiongkok hingga Jepang. Karena itu, pemerintah menggunakan skema tersebut demi mengejar ketertinggalan dari segi pendanaan asing.

“Kita saja yang belum punya. Jadi sekarang kita ngejar ketertinggalan itu untuk pendanaan-pendanaan dalam berbagai proyek,” tandasnya. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: Dana AbadiJapan Bank for International CooperationKerjasama Indonesia-Jepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.