ASIATODAY.ID, JAKARTA – Wabah virus corona dari China kian meluas diberbagai penjuru.
Di Jepang, pemerintah setempat menetapkan wabah virus corona (Novel Coronavirus/2019-nCoV) berstatus “penyakit infeksi tertentu” dan saat ini tercatat sudah 20 orang terjangkit virus tersebut.
KJRI Osaka dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (7/2/2020) menjelaskan bahwa Pemerintah Jepang telah mendirikan Pusat Tanggap Darurat di tingkat nasional dan di kota Tokyo untuk menjaga situasi Jepang tetap normal.
Sebagai langkah antisipasi, otoritas Jepang telah meluncurkan sejumlah kanal sebagai pusat informasi untuk diakses oleh setiap warga diantaranya ;
(1) Hotline 24 jam Japan National Tourism Organization/JNTO (bahasa Inggris): 050-3816-2787 (di Jepang) +81-50-3816-2787 (dari luar Jepang)
(2.) Website resmi/media sosial instansi setempat (bahasa Inggris): https://www.japan.travel/en/news/JapanSafeTravel/
Twitter: @JapanSafeTravel https://www.jnto.go.jp/safety-tips/eng/
(3) Panduan tentang fasilitas kesehatan di Jepang: https://www.jnto.go.jp/emergency/eng/mi_guide.html
KJRI Osaka juga menghimbau kepada WNI yang sedang berada di Jepang dan akan berkunjung ke Jepang untuk senantiasa memperhatikan keselamatan dan menjaga kesehatan. Bagi masyarakat yang berada di tempat-tempat keramaian/area publik agar lakukan langkah pencegahan penyakit menular dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Untuk kondisi darurat, WNI bisa menghubungi: Hotline KJRI Osaka 080-3113-1003 (telepon/WA/Line)
Hotline KBRI Tokyo 080-9644-7018 dan 080-4940-7419 atau email: [email protected]. (AT Network)
