• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CULTURE

3 Alasan Mengapa Finlandia Konsisten Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia

by Redaksi Asiatoday
January 7, 2023
in CULTURE
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Finlandia Bidik Investasi Besar-besaran di Aceh

Kota Helsinki, Finlandia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Negeri Finlandia menjadi negara paling bahagia di dunia.

World Happiness Report menempatkan negeri itu di peringkat pertama sebagai negara paling bahagia di dunia selama lima tahun berturut-turut.

Menurut seorang psikolog asal Finlandia, Frank Martela, tiga hal yang membuat orang-orang di negara tersebut menikmati kehidupannya.

RelatedPosts

Lunar New Year Meets Betawi Roots: Cultural Fusion Lights Up Jakarta’s Heart

New Agreement Boosts Saudi-China Academic and Cultural Dialogue

Indonesia’s Minister of Culture Condemns Nickel Mining in Raja Ampat

Dalam laporan pada 2022, orang-orang di 156 negara diminta untuk menilai hidup mereka hari ini dalam skala nol sampai 10, dengan kemungkinan terburuk hidup di angka nol. Laporan ini juga melihat faktor-faktor yang berkontribusi pada dukungan sosial, harapan hidup, kemurahan hati, dan tidak adanya korupsi.

Frank sering kali mendapat pertanyaan, apa sebenarnya yang membuat orang-orang di Finlandia puas dengan kehidupannya? Untuk mempertahankan kualitas hidup yang tinggi, berikut adalah tiga hal yang tidak pernah mereka lakukan:

1. Tidak membandingkan diri dengan tetangga

Ada kalimat terkenal dari seorang penyair Finlandia, “Kell’ onni on, se onnen kätkeköön” yang artinya “Jangan membandingkan atau menyombongkan kebahagiaan kita”. Orang-orang Finlandia benar-benar memperhatikan hal ini, terutama jika menyangkut hal-hal materi dan tampilan kekayaan dalam ruang publik.

“Saya pernah bertemu dengan salah satu orang terkaya di Finlandia. Dia mendorong balita di kereta dorong menuju stasiun trem. Dia bisa saja membeli mobil mahal atau menyewa sopir, tetapi dia memilih transportasi umum,” kata Frank dikutip dari CNBC, Jumat (6/1/2023).

Dia menyarankan orang-orang lebih fokus pada apa yang membuat diri bahagia dan tak perlu memamerkan kesuksesan. Langkah pertama menuju kebahagiaan sejati adalah menetapkan standar diri sendiri, alih-alih membandingkan diri dengan orang lain.

2. Tidak mengabaikan manfaat alam

Menurut survei pada 2021, 87 persen orang Finlandia merasa bahwa alam penting bagi mereka karena memberikan ketenangan pikiran, energi, dan relaksasi. Di Finlandia, karyawan berhak atas liburan musim panas selama empat pekan.

Banyak dari mereka menggunakan waktu itu untuk pergi ke pedesaan dan membenamkan diri di alam. Semakin sedikit fasilitas (tidak ada listrik atau air mengalir di rumah) itu semakin baik.

Menghabiskan waktu di alam akan meningkatkan vitalitas, kesejahteraan, dan memberi rasa tumbuh dalam diri pribadi. Carilah cara untuk menambahkan tanaman hijau ke dalam kehidupan, bahkan jika itu hanya membeli beberapa tanaman di rumah.

3. Tidak memutus lingkaran kepercayaan sesama warga

Penelitian menunjukkan, semakin tinggi tingkat kepercayaan di suatu negara, semakin bahagia warganya. Eksperimen dompet hilang yang dilakukan pada 2022, menguji kejujuran warga dengan menjatuhkan 192 dompet di 16 kota di seluruh dunia. Di Helsinki, 11 dari 12 dompet dikembalikan ke pemiliknya.

Orang-orang Finlandia cenderung saling percaya dan menghargai kejujuran.

“Jika di Finlandia kita meninggalkan laptop di perpustakaan atau kehilangan ponsel di kereta, maka yakin akan mendapatkannya kembali,” jelas Frank. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: FinlandiaNegara Bahagia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.