• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

33,82 Persen Terumbu Karang Indonesia Memburuk

by Redaksi Asiatoday
July 1, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Konservasi Laut Lebih Krusial Dibanding Mengekspor Benih Lobster

Terumbu Karang. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melalui Pusat Penelitian Oseanografi – Coremap CTI merilis data terkini terkait status ekosistem perairan meliputi padang lamun, terumbu karang, dan mangrove di Indonesia. 

“Menurut data penelitian tahun 2018-2019, status padang lamun di perairan Indonesia masih dikategorikan kurang sehat atau moderat,” jelas Plt. Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI, Agus Haryono dalam keterangan tertulis yang dimonitotor Rabu (1/7/2020).

Untuk terumbu karang sendiri masih berada dalam kategori medium dengan tingkat biomasa tergolong rendah. 

RelatedPosts

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Ceria Corp, Indonesia’s Green Nickel Pioneer, Restores 200 Hectares of Former Mine Land Through ESG Initiatives

“Begitu pula dengan hutan bakau yang rata-rata saat ini masih dikategorikan sedang berdasar Vegetation Health Index,” terangnya.

Agus menjelaskan, penyampaian informasi terkait status ekosistem pesisir Indonesia ini merupakan tanggung jawab LIPI sebagai Walidata Terumbu Karang dan Padang Lamun dan diharapkan dapat digunakan oleh berbagai pihak dalam menyusun kebijakan pengelolaan dan konservasi sumber daya laut.  

“Pemantauan terhadap ekosistem harus terus dilakukan supaya data terkait tren kondisi dari tiga ekosistem tersebut dapat dimonitor dengan metode ilmiah,” ungkapnya.

Hasil Pemantauan

Berdasarkan data 2019 dari 1153 lokasi terumbu karang, ada sekitar 390 terumbu karang (33,82 persen) masuk kategori buruk, 431 terumbu karang (37,38 persen) masuk kategori sedang, 258 terumbu karang (22,38 persen) masuk kategori baik dan 74 terumbu karang (6,42 persen) masuk kategori sangat baik.

Program pemantauan padang lamun pada tahun 2018-2019  menyimpulkan bahwa padang lamun di Indonesia umumnya memiliki komposisi multispesies, dengan tujuh hingga sembilan spesies lamun dan memiliki kelimpahan yang relatif sedang dengan tutupan anatar 30-40 persen.

Selain itu, hasil pemantauan juga menemukan bahwa padang lamun di bagian timur Indonesia umumnya lebih tinggi dalam persen tutupan dan kekayaan spesies daripada padang lamun di bagian barat Indonesia.

Sedangkan untuk ekosistem mangrove hasil pemantauan hutan bakau selama 2015-2019 menunjukkan bahwa hutan bakau Indonesia. Ada sedikit peningkatan pada rata-rata cakupan kanopinya. Daerah barat menunjukan tingkat kerapatan tinggi dengan dominasi spesies Rhizophora sp. Spesies ini memiliki tingkat toleransi kerapatan antarpohon yang cukup rapat.  
LIPI saat ini mengembangkan sebuah aplikasi berbasis android MACADA (Mangrove Collection and Analysis of Data) untuk mempermudah para peneliti dalam melakukan monitoring terhadap hutan bakau secara akurat. (ATN)

Tags: Ekosistem Pesisir dan LautKonservasi LautLIPIMangorovePesisirTerumbu Karang
No Result
View All Result

Terbaru

  • UN Chief Warns of “Twin Crises” as Climate and Energy Shocks Converge
  • Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports
  • Indonesia Seeks Alliance of Island Nations to Push Climate Mobility Agenda Ahead of COP31
  • Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens
  • ASEAN, Russia Agree to Deepen Economic Cooperation Amid Global Uncertainty
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.