• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Dukung Penguatan Kolaborasi AIPA- Parlemen Norwegia

by Redaksi Asiatoday
February 28, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Dukung Penguatan Kolaborasi AIPA- Parlemen Norwegia

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pandemi Covid-19 yang melanda berbagai negara di seluruh dunia saat ini menjadi pengingat bahwa kerja sama internasional yang berlandaskan pada prinsip kolaborasi dan solidaritas sangat diperlukan.

Dalam merespon berbagai tantangan global maupun regional, ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) dengan Parlemen Norwegia (Storting)  mengadakan pertemuan bertajuk AIPA-Norwegian Parliament Introductory Meeting.

Pertemuan yang digelar secara daring pada Jumat (26/2) itu dihadiri Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon, serta perwakilan masing-masing parlemen Anggota AIPA, dan perwakilan Parlemen Norwegia (Storting) yang dipimpin oleh H.E. Elin Adgestein selaku Head of Asia Delegation.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara parlemen AIPA dengan Parlemen Norwegia (Storting) dalam merespon berbagai tantangan yang menjadi perhatian bersama kedua wilayah, yakni seputar pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs), kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, demokrasi, peran parlemen dalam merespon pandemi Covid-19 dan imbasnya terhadap kehidupan masyarakat, dan upaya anti korupsi.

Parlemen Norwegia (Storting) yang baru saja mendapatkan status sebagai Observer pada organisasi AIPA berharap bahwa pertemuan yang baru pertama kali dilakukan ini dapat mendorong kerja sama strategis yang berlandaskan prinsip mutual understanding antara AIPA dan Parlemen Norwegia (Storting), utamanya dalam topik kemaritiman,  green house gases, dan upaya penguatan kolaborasi dalam kerangka regional.

Fadli menegaskan, Norwegia adalah salah satu partner utama bagi Indonesia.

“Kerja sama bilateral yang telah terbangun selama ini dalam berbagai sektor dan melibatkan berbagai  stakeholders menegaskan komitmen kedua negara yang menjunjung tinggi prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan, salah satunya melalui kerja sama mengurangi emisi gas rumah kaca. Saya berharap, melalui keterlibatan Norwegia pada framework  kerja sama regional AIPA, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan global maupun regional bersama-sama,” harap Fadli Zon.

Selaras dengan visi ASEAN 2025, “Melangkah Maju Bersama (Forging Ahead Together)”, maka diharapkan kerja sama yang dibangun antara parlemen negara-negara ASEAN yang tergabung dalam AIPA dengan berbagai negara observer seperti Norwegia ini dapat memberi manfaat positif bagi seluruh pihak yang terlibat, utamanya dalam mencapai SDGs yang merupakan prioritas seluruh negara di berbagai belahan dunia saat ini.

Selain itu, selaku Presiden Southeast Asian Parliamentarians against Corruption (SEAPAC), Fadli Zon berharap AIPA dan Parlemen Norwegia (Storting) dapat melakukan lebih banyak dialog dan meningkatkan kerja sama strategis untuk mendukung keterbukaan dan transparansi sebagai salah satu upaya dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. (ATN)

Tags: AIPA-ASEAN Leaders’ InterfaceKerjasama Indonesia-NorwegiaSEAPACSustainable Development Goals
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.