• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

Indonesia Kerjasama Kanada Gelar Konferensi Internasional Tambang Bawah Tanah

by Redaksi Asiatoday
March 20, 2021
in Event
Reading Time: 1 min read
A A
0
Produksi Menurun, Harga Saham Freeport-McMoRan Turun 9 Persen

Area industri Tambang Gresberg, Freeport. Foto : Brambuwana

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) akan menyelenggarakan International Underground Mining Conference 2021 pada 24—26 Maret 2021 secara virtual.

Konferensi tambang bawah tanah berskala internasional yang pertama di Indonesia ini akan mengusung tema ‘Optimizing Potential Resources’.

Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli mengatakan bahwa konferensi ini hasil kerja sama dengan Kanada yang telah menerapkan teknologi pertambangan terbaik di dunia.

RelatedPosts

Indonesia Unites 28 Nations at IISAR 2026 to Advance Global Search and Rescue Innovation

Jakarta World FolkFest 2026 Puts Indonesia’s Cultural Diplomacy on the Global Stage

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

“Pemerintah Kanada melalui kedutaan besarnya untuk Indonesia di Jakarta mendukung penuh kegiatan konferensi bertaraf internasional ini sebagai ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan. Lebih dari itu, kegiatan ini akan mengembangkan jaringan di dunia pertambangan,” ujarnya melalui siaran pers, Sabtu (20/3/2021).

Indonesia diharapkan dapat mengambil pengalaman dari negara maju di bidang pertambangan dan belajar bagaimana mengoperasikan tambang bawah tanah dengan efisien, aman, dan selamat baik untuk karyawan, masyarakat, dan lingkungan hidup.

Menurutnya, penerapan teknologi 4.0 di dunia pertambangan berupa autonomous dan otomation peralatan tambang akan mengurangi risiko kecelakaan tambang.

Teknologi tambang bawah tanah meningkatkan keselamatan dan keamanan serta mengurangi keterlibatan manusia di lokasi tambang yang berisiko tinggi.

Selain itu, persyaratan standar lingkungan yang tinggi mendorong untuk semakin meningkatnya penggunaan sestim kendaraan listrik untuk kendaraan dalam tambang jika dibandingkan dengan kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak.

“Perhapi akan membuat rumusan penyelesaian terbaik dari sisi regulasi maupun bisnis. Mineral dan batu bara sebagai sumber daya alam tidak terbarukan diharapkan dapat menjadi pendorong bagi pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19, serta menjadi alat guna mencapai kemakmuran dan kesejahteraan rakyat secara berkeadilan,” imbuh Rizal. (AT Network)

Tags: GressbergPerhapiTambang Bawa Tanah
No Result
View All Result

Terbaru

  • AMMAN Targets 16 Tons of Gold Output in 2026
  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.