• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Banjir dan Longsor di NTT: 117 Meninggal, 76 Hilang

by Redaksi Asiatoday
April 7, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Banjir Meluas di NTT, 68 Meninggal dan 70 Hilang

Banjir Meluas di NTT. Dok BNPB

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana  (BNPB) Republik Indonesia Letnan Jenderal Doni Monardo mengatakan, tercatat 117 orang meninggal dan 76 hilang akibat dari bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4/2021). Jumlah korban itu merupakan data pada Selasa (6/4/2021) hingga pukul 20.00 Wita.

“Secara keseluruhan, yang telah ditemukan sebanyak 117 orang meninggal dunia dan 76 orang masih hilang. Ini data terakhir,” ujar Doni Monardo saat konferensi pers secara virtual, Selasa (6/4/2021).

Doni Monardo mengatakan, para korban tersebut tersebar di beberapa kabupaten dan kota.

RelatedPosts

A Decade After South China Sea Ruling, Indo-Pacific Nations Recommit to Maritime Order

Indonesia Boosts Energy Security With 45,900 Tons of LPG From US

Hormuz Crisis Threatens Asia’s Energy Security as UN Urges US-Iran De-escalation

Secara terperinci, di Flores Timur ada 60 orang meninggal dunia dan dan 12 orang hilang. Lalu, di Alor ada 21 orang meninggal dunia dan 20 orang hilang, di Malaka 3 orang meninggal dunia, serta Kota dan Kabupaten Kupang masing-masing satu orang meninggal dunia.

“Di Lembata, tercatat 28 orang meninggal dunia dan 44 orang hilang. Kemudian, di Sabu Raijua ada 2 orang meninggal dunia, dan di Ende 1 orang meninggal dunia,” kata Doni Monardo.

Untuk jumlah pengungsi, pihak BNPB belum mendapatkan data secara pasti, karena masih bersifat dinamis dan masih bisa berubah. Sementara, korban jiwa di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 2 orang.

Pemerintah masih terus mengupayakan penanganan dampak bencana di NTT dan NTB. Doni menyatakan, pemerintah telah menyediakan fasilitas dan pelayanan kesehatan di tempat-tempat pengungsian, namun ada kendala soal keterbatasan dokter dan tenaga kesehatan. (ATN)

Tags: Banjir Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance
  • Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction
  • A Decade After South China Sea Ruling, Indo-Pacific Nations Recommit to Maritime Order
  • Indonesia Targets Global Halal Economy Leadership as Islamic Markets Expand
  • Asia’s Green Transition Gets $163 Billion Climate Finance Boost
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.