• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Dipercaya Pimpin Kemitraan ASEAN-AS periode 2021-2024

by Redaksi Asiatoday
May 7, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Dipercaya Pimpin Kemitraan ASEAN-AS periode 2021-2024

Dialog ASEAN-Amerika Serikat (AS). Dok Kemlu

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pertemuan ke-34 Pejabat Senior ASEAN dan Amerika Serikat (AS) telah terselenggarakan pada 6 Mei 2021 secara virtual.

Pertemuan ASEAN dan AS ini menjadi yang pertama di bawah administrasi Biden-Harris. Sebelumnya, pada pertemuan ASEAN Ministerial Retreat, Menlu ASEAN telah berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan AS di bawah administrasi yang baru. Selain itu, pertemuan ini sangat penting bagi Indonesia mengingat Indonesia akan menjadi Country Coordinator kemitraan ASEAN-AS pada 2021-2024.

Dalam pertemuan, ASEAN dan AS membahas prioritas kerja sama yang ingin dikembangkan oleh kedua kawasan di bawah administrasi Biden-Harris. Berbagai pernyataan yang disampaikan AS pada pertemuan ini mengindikasikan arah perubahan kebijakan AS di ASEAN dibanding pendahulunya.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

AS diperkirakan akan meningkatkan keterlibatannya di Kawasan melalui berbagai inisiatif, salah satunya bantuan dana COVID-19 ke ASEAN sebesar USD112 juta.

“ASEAN merupakan kawasan strategis dan penting bagi Amerika Serikat. Sentralitas ASEAN menjadi kunci yang menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan di Asia Tenggara selama ini”, demikian disampaikan Ketua Delegasi Amerika Serikat, Atul Keshap, yang mewakili posisi Pejabat Senior Amerika Serikat, dikutip dari Kemlu Jumat (7/5/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Sidharto R. Suryodipuro Pejabat Senior Indonesia menyampaikan bahwa ASEAN akan selalu berevolusi untuk merespons keadaan dan situasi internasional, mulai dari disusunnya Treaty of Amity and Cooperation (TAC), ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP), hingga penandatanganan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) tahun lalu.

Sidharto juga menekankan pentingnya ASEAN Centrality untuk menciptakan kawasan Asia Tenggara yang damai, stabil, dan makmur. Lebih lanjut ditekankan bahwa sentralitas ASEAN juga dibangun oleh komitmen para Mitra Dialog nya yang patuh pada mekanisme dan prinsip yang ada di ASEAN.

Pada pembahasan terkait Laut China Selatan, Sidharto menekankan agar AS dan negara-negara ASEAN dapat terus mempertahankan keadaan yang damai guna menghindari eskalasi konflik di Laut China Selatan. Dalam kesempatan ini, Indonesia juga mendorong AS untuk melakukan ratrifikasi terhadap UNCLOS.

Pertemuan juga mengusulkan beberapa kerja sama yang dapat dijajaki ASEAN dan AS seperti kerja sama penanganan iklim, maritim, ekonomi digital, infrastruktur, dan penanganan kejahatan lintas-batas.

Indonesia akan menjadi Country Coordinator kemitraan ASEAN-AS pada Agustus 2021 hingga 2024. Pada masa coordinatorship, Indonesia berencana untuk mengedepankan kerja sama di bidang digitalisasi, ekonomi kreatif, UMKM, dan peningkatan SDM.​ (ATN)

Tags: ASEAN-Amerika SerikatASEAN-U.S. Special Foreign Minister MeetingLaut China Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.