• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 28, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Mayat Korban Covid-19 Bergelimpangan dan Terdampar di Tepian Sungai Gangga India

by Redaksi Asiatoday
May 11, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Mayat Korban Covid-19 Bergelimpangan dan Terdampar di Tepian Sungai Gangga India

Proses kremasi jenazah Covid-19, di tepi Sungai Gangga, India (Foto: AFP)

ASIATODAY.ID, NEW DELHI – Wabah Covid-19 di India kian memilukan. Mayat-mayat korban Covid-19 bergelimpangan dan terdampar di tepian sungai Gangga.

Laporan BBC, Selasa (11/5:2021) menyebutkan, sedikitnya 40 mayat ditemukan terdampar di tepi sungai Gangga, di India utara. Para pejabat setempat mengatakan puluhan mayat tersebut diduga korban Covid-19.

Penemuan mayat itu terdapat di dekat perbatasan antara negara bagian Bihar dan Uttar Pradesh dan telah dikonfirmasi ke BBC pada hari Senin. Tidak jelas bagaimana jenazah itu bisa berada di sana. Tetapi laporan media lokal menunjukkan bahwa puluhan mayat itu mungkin adalah korban Covid-19.

RelatedPosts

Hormuz Holds Its Breath: Indonesia’s Pertamina Safely Steers Energy Tanker Through Middle East Flashpoint

Bhutan Bets $13 Million on Climate-Resilient Cities

Middle East Conflict Rocks Asia as Bangladesh Faces Mounting Food Security Threat

Beberapa laporan media mengatakan sebanyak 100 mayat telah ditemukan, dan kondisi mereka menunjukkan bahwa mereka mungkin sudah berada di sungai selama beberapa hari.

“Ada kemungkinan mayat-mayat ini telah keluar dari Uttar Pradesh,” kata seorang pejabat setempat, Ashok Kumar, kepada BBC setelah menanyai penduduk setempat.

Kumar mengatakan puluhan jenazah itu akan dikubur atau dikremasi. Para pejabat mengatakan mayat-mayat itu tampak “membengkak” dan “sebagian terbakar”.

Saluran berita NDTV India melaporkan puluhan mayat itu mungkin berakhir di sungai sebagai bagian dari praktik mengkremasi korban virus corona di sepanjang sungai Gangga di Uttar Pradesh.

Uttar Pradesh adalah negara bagian terpadat di India. Gelombang kedua virus menyerang beberapa negara bagian India, dengan kematian meningkat secara signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Sebagian besar krematorium di negara itu bahkan kehabisan ruang.

India saat ini menjadi episentrum pandemi global. Negara ini telah mencatat lebih dari 22,6 juta kasus virus corona dan 246.116 kematian terkait Covid-19 sejak dimulainya pandemi, menurut data Universitas Johns Hopkins. Namun para ahli percaya jumlah kematian sebenarnya bisa jauh lebih tinggi. (ATN)

Tags: Corona AsiaCOVID-19India
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Unveils Global Green Finance Push as Climate Investment Targets Tropical Forests
  • Hormuz Holds Its Breath: Indonesia’s Pertamina Safely Steers Energy Tanker Through Middle East Flashpoint
  • Bhutan Bets $13 Million on Climate-Resilient Cities
  • U.S. Backs Indonesia’s ESG Mining Drive as Global Demand for Critical Minerals Surges
  • Bank Jakarta Wins Three Awards at the 23rd Infobank-MRI Banking Customer Experience Appreciation 2026
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.