• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

8 Warga Indonesia Diculik di Perairan Malaysia

by Redaksi Asiatoday
January 19, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
8 Warga Indonesia Diculik di Perairan Malaysia

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia mengonfirmasi bahwa hilangnya kapal berbendera Malaysia dengan delapan Warga Negara Indonesia (WNI) di dalamnya pada pada 16 Januari sebagai kasus penculikan.

Konfirmasi didapat ketika kapal tersebut terlihat memasuki perairan Tambisan, Sabah, dari arah Filipina satu hari setelahnya.

Tiga kapal WNI berada di kapal tersebut, sementara lima lainnya dibawa kelompok penculik.

RelatedPosts

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

“Sangat disesalkan berulangnya kasus penculikan WNI di perairan Sabah Malaysia ini,” ujar pelaksana tugas juru bicara Kemenlu RI Teuku Faizasyah melalui keterangan tertulisnya yang diterima, Minggu (19/01/2020).

“Pemerintah RI akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Filipina untuk mencari dan membebaskan kelima WNI,” lanjutnya.

Untuk menghindari terulangnya penculikan, Kemenlu RI mengimbau kepada semua WNI yang bekerja di perairan Sabah untuk tidak melaut hingga situasi kembali kondusif.

Laporan penculikan terhadap kedelapan WNI diterima aparat kepolisian maritim Lahad Datu pada Jumat kemarin, sekitar pukul 13.17 waktu setempat. Setelah mendapatkan laporan, aparat kepolisian bergerak melajukan pencarian akhirnya melihat kapal bergerak dari arah Filipina memasuki perairan Malaysia.

Keberadaan kapal yang digunakan WNI tersebut terpantau radar Pos ATM Tambisan pada Jumat sekitar pukul 21.10 waktu setempat. Aparat kepolisian maritim Lahad Datu menahan kapal tersebut sambil melakukan penggeledahan dan ditemukan tiga kru semuanya WNI.

Ketiga WNI yang ditemukan bersama kapalnya adalah Abdul Latif (37), Daeng Akbal (20) dan Pian bin Janiru (36).

Lokasi penculikan terbaru tidak jauh dari kasus yang menimpa Muhammad Farhan pada 23 September lalu. Farhan, yang merupakan WNI sandera terakhir kelompok Abu Sayyaf Group (ASG), telah diserahkan ke Pemerintah RI pada 16 Januari. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: FilipinaKemenlu RIMalaysiaPenculikan WNI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.