• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

800 TKA China akan Pulang Setelah Proyek Selesai di Bintan

by Redaksi Asiatoday
October 4, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Industri Alumina Indonesia Ditarget Jadi Global Supply Chain

ASIATODAY.ID, BINTAN – Direktur Utama PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) Santoni menegaskan ratusan tenaga kerja asing (TKA) China tidak akan menetap di perusahaan itu. Mereka akan kembali ke negaranya setelah menyelesaikan sejumlah proyek.

“Ada sekitar 800 orang TKA asal China yang bekerja di PT BAI sekarang. Mereka secara bertahap akan pulang ke China setelah menyelesaikan pekerjaannya,” ujar Santoni di Tanjungpinang, Sabtu (3/10/2020) dikutip Antara.

Dikatakan, PT BAI membutuhkan tenaga ahli dari China untuk mengerjakan banyak proyek strategis di Kawasan Ekonomi Khusus Galang Batang Bintan.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Proyek berskala besar yang akan dikelola PT BAI yakni Pembangkit Listrik Tenaga Uap dan pabrik pemurnian mineral bauksit (smelter). Perusahaan itu juga menyediakan infrastruktur fisik berupa bangunan, jalan, pelabuhan dan sarana air bersih.

Keahlian yang dimiliki ratusan TKA asal China dibutuhkan untuk membangun sistem PLTU dan smelter.

“Mereka bukan pekerja biasa, melainkan memiliki keahlian khusus yang dibutuhkan perusahaan,” jelasnya.

Ratusan TKA yang bekerja di perusahaan dengan status penanaman modal asing itu berangsur-angsur akan kembali ke negaranya pada akhir tahun ini. Namun PT BAI akan mendatangkan kembali TKA lainnya dengan keahlian operasional produksi.

PT BAI menargetkan PLTU mulai beroperasi Desember 2020, sementara smelter pada Januari 2021.

“Saat beroperasi dan produksi, kami membutuhkan ratusan TKA asal China lagi. Mereka juga bekerja sementara waktu sampai kegiatan tersebut berjalan lancar,” imbuhnya.

Santoni mengemukakan PT BAI berencana menanamkan modal hingga Rp 20 triliun. Investasi yang sudah terealisasi mencapai Rp12 triliun.

“Tenaga kerja lokal yang sudah terserap sekitar 3 ribu orang,” jelasnya.

Ia berharap regulasi terkait investasi PT BAI mendapat perhatian khusus dari pemerintah.

“Kami berharap aturan-aturan investasi maupun yang berhubungan dengan aktivitas perusahaan dipermudah pemerintah,” katanya. (ATN)

Tags: Kepulauan BintanPT Bintan Alumina IndonesiaPT Bintan Power Plant GroupTenaga Kerja ChinaTKA China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.