• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

ABK Indonesia Paling Banyak Bekerja di Kapal Ikan Korea Selatan

by Redaksi Asiatoday
May 31, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
ABK Indonesia Paling Banyak Bekerja di Kapal Ikan Korea Selatan

Kapal penangkap ikan di Korea Selatan (Korsel). Dok ipsnews

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Korea Selatan (Korsel) dan Indonesia bersepakat untuk meningkatkan pemantauan terhadap lingkungan kerja awak kapal Indonesia yang bekerja di kapal penangkap ikan lokal dan menekan kemungkinan pelanggaran hak asasi manusia.

Menteri Kelautan dan Perikanan Korsel Moon Seong-hyeok mengadakan pertemuan virtual dengan mitranya dari Indonesia Ida Fauziyah dan menandatangani nota kesepahaman untuk meningkatkan transparansi dalam proses perekrutan pekerja, pada Senin (31/5/2021).

Kesepakatan itu dibuat karena Indonesia mempekerjakan sekitar 36 persen tenaga asing (anak buah kapal/ABK) di kapal penangkap ikan Korea Selatan, diikuti oleh mereka yang berasal dari Filipina dan Vietnam dengan masing-masing 21 persen.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Melansir koreaherald.com melalui kantor berita Yonhap Senin (31/5/2021), berdasarkan perjanjian terbaru, hanya lembaga yang ditunjuk oleh kedua negara yang akan diizinkan untuk berpartisipasi dalam perekrutan dan pendidikan orang Indonesia untuk kapal penangkap ikan Korea Selatan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan mengatakan langkah itu akan membantu mengurangi biaya komisi yang berlebihan. Kedua pemerintah juga bersepakat untuk menjalankan lembaga bersama untuk mendidik pekerja.

Kementerian menambahkan pihaknya berencana untuk memperluas hubungan seperti itu dengan negara Asia Tenggara lainnya pada masa mendatang. (ATN)

Tags: ABK IndonesiaKerjasama Indonesia-Korea Selatan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.