ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan,
Perusahaan asal Amerika Serikat, Air Products and Chemicals Inc., rencana berinvestasi di Indonesia dengan nilai USD6,5 miliar atau setara Rp90 triliun.
“Saya sudah bertemu dengan CEO Air Products, Seifi Ghasemi dan dia sudah laporan rencana akan investasi,” jelas Luhut saat dihubungi Sabtu (1/2/2020).
Dikatakan, investasi itu akan digunakan untuk pengembangan gasifikasi dengan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA).
“Jika dikerjasamakan, harga gas nantinya akan bisa menyentuh USD6 per MMBTU,” jelasnya.
Selain gasifikasi, Luhut juga berharap pembangunan pengihiliran pabrik batu bara dapat menjadi Dimethyl Ether atau DME.
“Ini kita dukung, karena DME turunannya sampai chemical lainnya,” imbuhnya.
CEO Air Products and Chemicals Inc Seifi Ghasemi mengkonfirmasi ketertarikannya untuk menanamkan modal di Indonesia dalam waktu dekat. Niat itu ia sampaikan seusai bertemu Luhut.
“Kami sudah bicara dan rencana akan investasi di Indonesia. Perusahaan kami tertarik menanamkan modal di negara anda,” ujar Seifi.
Air Products & Chemicals Inc adalah perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang bisnis gas dan bahan kimia untuk keperluan industri. Perusahaan ini tercatat sebagai perusahaan ketiga terbesar ketiga di Lembah Lehigh. (ATN)
,’;\;\’\’
