• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Sunday, June 7, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Alasan Keamanan, China Telecom Dipaksa Tutup di Amerika Serikat

by Redaksi Asiatoday
October 29, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Emiten Rokok Gudang Garam Raih Pendapatan Rp92 Triliun di Kuartal III/2021

Kantor China Telecom. Dok

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mencabut lisensi perusahaan telekomunikasi terbesar China dengan alasan kekhawatiran terhadap keamanan nasional. China Telecom dipaksa menghentikan layanan di AS dalam waktu 60 hari.

Sebagaimana dilaporkan BBC, para pejabat mengatakan pemerintah China memegang kendali terhadap perusahaan yang mempunyai peluang “untuk mengakses, menyimpan, mengganggu, dan / atau mengarahkan komunikasi AS”.

Menurut mereka ada kemungkinan perusahaan tersebut “untuk terlibat dalam spionase dan kegiatan berbahaya lainnya terhadap AS”.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

China Telecom, yang telah menyediakan layanan telekomunikasi di AS selama hampir 20 tahun, menyebut keputusan itu “sangat mengecewakan”.

“Kami berencana untuk mengejar semua opsi yang tersedia sambil terus melayani pelanggan kami,” kata perusahaan dalam sebuah pernyataan.

China Telecom merupakan salah satu dari tiga perusahaan yang mendominasi pasar telekomunikasi. Perusahaan ini memiliki ratusan juta pelanggan di 110 negara, dengan layanan mulai dari internet broadband hingga jaringan telepon seluler.

Keputusan itu muncul beberapa jam setelah Menteri Keuangan AS Janet Yellen berbicara dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He tentang keadaan ekonomi global. Pertemuan itu dipandang sebagai sinyal peningkatan hubungan antara kedua negara adidaya, yang baru-baru ini berkonflik dalam perdagangan serta terkait Taiwan.

Komisi Komunikasi Federal (FCC) pernah memperingatkan akan menutup China Telecom Americas pada April 2020. Dimana mereka mengklaim perusahaan “tunduk pada eksploitasi, pengaruh, dan berada dalam kendali pemerintah China”.

Dikatakan bahwa perusahaan “sangat mungkin dipaksa untuk mematuhi permintaan pemerintah China tanpa pengawasan yudisial yang independen”.

China Telecom, menjadi perusahaan telekomunikasi China terbaru yang menjadi sasaran para pejabat AS karena masalah keamanan nasional.

Tahun lalu, FCC menuding Huawei dan ZTE sebagai ancaman terhadap jaringan komunikasi – sehingga perusahaan AS semakin sulit untuk membeli peralatan dari mereka. FCC mencabut lisensi China Mobile AS pada tahun 2019, dan sedang dalam proses melakukannya untuk dua perusahaan lain yang didukung negara – China Unicom Americas dan Pacific Networks.

Dalam semua kasus, para pejabat AS mengutip risiko bahwa pemerintah China dapat menggunakan perusahaan untuk memata-matai Amerika atau membahayakan kepentingan nasional. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaChina Telecom
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.