• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Amerika Catat Kematian Pertama Pasien Corona COVID-19

by Redaksi Asiatoday
October 21, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hadang China, Angkatan Darat Amerika Kerahkan Gugus Tugas Siber ke Asia Pasifik

Amerika Serikat. ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Penyebaran wabah virus corona di Amerika Serikat (AS) menelan satu korban jiwa.

Kematian pertama itu berasal dari seorang pria di King County, negara bagian Washington.

Dr Jeff Duchin, pejabat kesehatan untuk Seattle dan King County, mengatakan bahwa pasien meninggal berusia 50 tahun. Sebelum terjangkit corona, pasien tersebut sudah mengalami “sejumlah masalah kesehatan.”

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

“Ini merupakan hari kelam. Kita semua telah mendengar berita adanya seorang warga Washington yang meninggal akibat COVID-19,” kata Gubernur Washington Jay Inslee, melansir AFP, Minggu (1/3/2020).

Inslee kemudian mendeklarasikan status darurat corona di seantero negara bagian Washington. Lewat status darurat, pemerintah pusat dapat menyalurkan bantuan untuk digunakan sejumlah agensi dan garda nasional di Washington.

Berbicara di Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa “bertambahnya kasus (korona) di AS masih mungkin terjadi.” Namun ia menambahkan bahwa pasien corona yang kondisi tubuhnya fit “seharusnya dapat sembuh total.”

“Negara kita sudah siap menghadapi segala situasi,” ungkap Trump.

Washington juga melaporkan kasus pertama corona yang menjangkiti seorang pekerja medis dan kemungkinan terjadinya wabah di sebuah panti jompo. Kabar ini muncul usai negara bagian Oregon dan California melaporkan adanya sejumlah pasien terjangkit corona yang tidak bepergian ke luar negeri atau melakukan kontak dengan orang terinfeksi virus tersebut.

Kematian pertama akibat corona di AS juga dilaporkan tidak pernah bepergian ke luar negeri belakangan ini, dan juga tidak melakukan kontak dengan terduga pengidap COVID-19.

“Meski situasi di California, Oregon dan Washington masih perlu dipelajari, informasi-informasi awal telah meningkatkan level kekhawatiran mengenai ancaman COVID-19 di AS,” ungkap Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Virus corona COVID-19 pertama kali muncul di provinsi Hubei, China, pada Desember 2019. Berdasarkan data situs pemantau John Hopkins CSSE, angka kematian global akibat virus tersebut telah mencapai 2.978. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChina VirusVirus CoronaWorld Corona
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.