• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Amerika Segera Akui Aneksasi Israel di Wilayah Tepi Barat Palestina

by Redaksi Asiatoday
April 29, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Kecam Tindakan Israel Bangun Terowongan Baru di Yerusalem

Masjid Kubah Batu di Kompleks Masjid Al Aqsa terlihat di Kota Tua Yerusalem. Ist

ASIATODAY.ID, WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) menyatakan siap mengakui aneksasi (pencaplokan) sebagian besar wilayah Tepi Barat Palestina, sebagai bagian dari wilayah Israel.

Dikutip dari AFP pada Selasa (28/4/2020), Gedung Putih mengimbau pemerintahan baru Israel bernegosiasi dengan Palestina.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebelumnya berjanji untuk terus maju dengan aneksasi, yang menurut Palestina hal itu akan menutup pintu solusi bagi kedua negara.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Visi Timur Tengah yang diluncurkan Presiden AS Donald Trump pada Januari lalu juga memberi lampu hijau Israel untuk melakukan aneksasi. Namun koalisi Netanyahu dan tokoh tengah Benny Gantz sepakat akan berkonsultasi dengan Washington sebelum bergerak maju.

“Seperti yang telah kami jelaskan secara konsisten, kami siap untuk mengakui tindakan Israel untuk memperluas kedaulatan Israel dan penerapan hukum Israel ke daerah-daerah Tepi Barat, yang visi tersebut diramalkan sebagai bagian dari Negara Israel,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS.

Langkahnya adalah “dalam konteks Pemerintah Israel setuju untuk bernegosiasi dengan Palestina sesuai dengan yang ditetapkan dalam Visi Presiden Trump”.

Trump diketahui telah memberikan daftar harapan kepada Netanyahu selama tiga tahun terakhir. Rencana Timur Tengah-nya akan membiarkan Israel menganeksasi permukiman Yahudi di Tepi Barat, dan memberikan kedaulatan sampai ke Yordania.

Palestina akan diberikan negara berdaulat tetapi didemiliterisasi bersama dengan janji investasi besar. Ibukota negara Palestina akan berada di pinggiran Yerusalem, kota suci yang diperebutkan yang akan tetap sepenuhnya di bawah kedaulatan Israel.

“Ini adalah kesempatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan sangat bermanfaat bagi Palestina,” tandas juru bicara Departemen Luar Negeri tersebut. (ATN)

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpIsraelPalestinaYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.