• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Iran Berangsur Pulih dari Covid-19, Masyarakat Mulai Bekerja Kembali

by Redaksi Asiatoday
April 29, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Iran Berangsur Pulih dari Covid-19, Masyarakat Mulai Bekerja Kembali

Aktivitas masyarakat di Iran. Ist

ASIATODAY.ID, TEHERAN – Iran secara bertahap berangsur pulih dari krisis coronavirus (Covid-19).

Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa pasien Covid-19 di Republik Islam itu terus menurun. Bahkan, aktivitas bisnis mulai dibuka kembali oleh pemerintah.

Dalam laporannya, meski ada tambahan 991 kasus virus corona baru dalam 24 jam terakhir, namun itu merupakan angka terendah dalam 40 hari terakhir sejak wabah tersebut menyerang.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Menurut kementerian, jumlah total pasien dengan COVID-19, penyakit yang disebabkan oleh virus corona baru, telah mencapai 91.472. Dalam 24 jam terakhir, 96 orang meninggal karena virus, dengan jumlah total kematian mencapai 5.806.

Dilansir Tass, Selasa (28/4/2020), melihat kondisi tersebut para pejabat Iran mulai secara bertahap mengangkat langkah-langkah restriktif, yang diperkenalkan karena pandemi coronavirus yang baru.

Bahkan pemerintah menybutkan bahwa lebih dari dua pertiga penduduk negara itu telah kembali bekerja, dan larangan bepergian keliling negara dengan kendaraan pribadi telah dicabut.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Iran melaporkan kasus pertama virus corona baru di negara itu pada 19 Februari. Semua sekolah Iran telah ditutup karena penyebaran infeksi, dengan banyak negara membatasi hubungan perjalanan dengan republik. Iran telah membebaskan 100.000 tahanan, melarang perjalanan antar kota-kotanya.

Pada akhir Desember 2019, pejabat China memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang wabah pneumonia yang sebelumnya tidak diketahui di kota Wuhan, di Cina tengah.

Sejak itu, kasus virus corona baru – bernama COVID-19 oleh WHO – telah dilaporkan di setiap sudut dunia, termasuk Rusia.

Pada 11 Maret 2020, WHO menyatakan wabah korona sebagai pandemi. Menurut statistik terbaru, lebih dari 3.000.000 orang telah terinfeksi di seluruh dunia dan lebih dari 207.000 kematian telah dilaporkan. Selain itu, sejauh ini, lebih dari 882.000 orang telah pulih dari penyakit di seluruh dunia. (ATN)

Tags: CoronavirusCOVID-19IranTeheran
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.