• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Amerika Tolak Tambahan Kuota Penerbangan Maskapai China

by Redaksi Asiatoday
June 22, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Amerika Tolak Tambahan Kuota Penerbangan Maskapai China

Air China. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat menolak permohonan penambahan kuota penerbangan yang diajukan maskapai penerbangan China.

Pemerintah Amerika akan mempertimbangkan kembali keputusan tersebut jika pemerintah Beijing menyesuaikan kebijakannya yang mempengaruhi maskapai komersil asal AS.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (19/6/2020) dikutip Bloomberg, Departemen Perhubungan AS mengatakan pihaknya tidak menyetujui jadwal layanan yang diajukan oleh empat maskapai berbasis di China yang saat ini diizinkan untuk membuka empat penerbangan gabungan ke AS setiap pekan, ditambah proposal tambahan yang diajukan oleh tiga maskapai China lainnya.

RelatedPosts

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

“Keputusan ini secara efektif merupakan tindakan administratif yang dirancang untuk mempertahankan paritas dalam layanan penumpang terjadwal antara AS dan operator China,” ungkap Departemen Perhubungan dalam pengumuman awal pekan ini.

Para pejabat AS telah menyampaikan kepada pejabat pemerintah China bahwa langkah tersebut hanya merupakan masalah prosedural saja dan tidak boleh dipandang sebagai eskalasi ketegangan perdagangan.

Departemen menambahkan bahwa pihaknya terus menunjukkan kesediaan untuk meninjau kembali keputusan tersebut jika otoritas penerbangan China menyesuaikan kebijakan mereka untuk kepentingan hak-hak bilateral kedua negara.

Perwakilan dari Administrasi Penerbangan Sipil China dan tiga maskapai penerbangan yang saat ini mengoperasikan layanan penumpang terjadwal ke AS, Air China Ltd., China Southern Airlines Co, dan China Eastern Airlines Corp, beum memberikan komentar.

Sementara itu, perwakilan Xiamen Airlines Co., yang mengoperasikan penerbangan mingguan dari kota China tenggara ke Los Angeles, menolak memberikan komentar.

Diijinkannya empat penerbangan ke AS dalam beberapa pekan terakhir diputuskan setelah berminggu-minggu pertikaian diplomatik dalam penerbangan penumpang antara kedua negara ketika pemerintahan Trump menggandakan jumlah kegiatan yang diizinkan ke dan dari AS oleh maskapai yang berbasis di China.

AS sebelumnya mengancam akan menghentikan semua penerbangan dari China jika pemerintah Beijing tidak berhenti melarang maskapai-maskapai AS.

Tiga maskapai penerbangan AS yang telah menghentikan penerbangan ke China awal tahun ini karena pandemi Covid-19 ingin memulai kembali layanannya. (ATN)

Tags: Amerika SerikatChinaPerang Dagang Amerika-China
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.