• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

APEC Proyeksi Industri Pariwisata Butuh Waktu Paling Lama untuk Pulih Kembali

by Redaksi Asiatoday
November 19, 2020
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Menyelami Laut Labuan Bajo, Destinasi Snorkling Terindah di Dunia

Destinasi Labuan Bajo, salah satu favorit wisatawan dunia. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Badan Kerja sama Ekonomi Asia Pasifik atau Asia Pacific Economic Cooperation (APEC). memproyeksikan industri Pariwisata membutuhkan waktu paling lama untuk pulih kembali setelah negara-negara di dunia berhasil mengendalikan pandemi Covid-19.

“Kami menyadari pariwisata jadi salah satu sektor yang paling terdampak dan menimbang berbagai kemungkinan yang ada. Pariwisata kemungkinan akan menjadi yang paling terakhir pulih,” kata Direktur Eksekutif Sekretariat APEC Rebecca Sta Maria, dilansir dari Antara Kamis (19/11/2020).

Untuk mendorong pemulihan industri pariwisata kata Rebecca, APEC membentuk kelompok kerja khusus yang melibatkan para ahli dan praktisi untuk merancang strategi memulihkan pariwisata di negara-negara anggota APEC.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

“Kelompok kerja ini telah bertemu beberapa kali dan ada banyak inisiatif yang telah dibicarakan. Fokusnya adalah bagaimana kita membangun dan meningkatkan kapasitas para pelaku usaha di masa sulit ini,” jelasnya.

Pembangunan kapasitas itu merujuk pada pengenalan cara-cara berusaha yang aman kepada para pelaku pariwisata, termasuk mengenalkan protokol kesehatan di tempat-tempat penginapan dan tujuan wisata.

“Kami juga menyiapkan panduan cara-cara baru berinteraksi dengan wisatawan,” ujar Rebecca.

Tak jauh berbeda, Direktur Kebijakan Sekretariat APEC, Denis Hew mengungkapkan pariwisata menjadi salah satu isu yang diperhatikan APEC karena sektor tersebut diyakini mampu mengurangi kemiskinan dengan menciptakan berbagai jenis lahan pekerjaan bagi banyak orang.

“Pariwisata merupakan salah satu sektor yang positif dapat mengurangi kemiskinan di banyak negara. Selama pandemi ini, ada banyak sumber pendapatan yang hilang, dan itu tidak hanya mempengaruhi pariwisata tetapi industri lainnnya. Jadi, tentu kami mendukung jika pariwisata dapat segera pulih dan beroperasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Hew turut menyebut bidang usaha digital atau yang melibatkan penggunaan aplikasi digital akan menjadi kegiatan ekonomi yang cepat pulih setelah Covid-19 terkendali.

“Kita telah melihat beberapa sektor usaha yang mulai pulih, khususnya kegiatan ekonomi yang terkait ekonomi digital. Kita saat ini melihat banyak orang menggunakan perangkat digital untuk bertemu, berdiskusi, dan berbelanja kebutuhan pokok,” imbuhnya. (ATN)

Tags: APECAsia TourismIndustri Pariwisata
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.