• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

AS Tangguhkan 44 Penerbangan Tujuan China

by Redaksi Asiatoday
January 25, 2022
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Amerika Tolak Tambahan Kuota Penerbangan Maskapai China

Air China. Ist

ASIATODAY.ID, BEIJING – Otoritas Amerika Serikat (AS) menangguhkan 44 jadwal penerbangan tujuan China yang berlaku efektif mulai 30 Januari hingga 29 Maret 2022. Ini dilakukan sebagai tindakan pencegahan penularan COVID-19.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian di Beijing, Senin (24/1/2022), mengecam tindakan AS tersebut.

“Dengan dalih pengecualian dan perlakuan khusus untuk kepentingan pribadi, AS telah menangguhkan penerbangan maskapai China tanpa alasan,” ujarnya.

RelatedPosts

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

Menurut Zhao, tindakan tersebut dapat mengganggu kegiatan operasional maskapai penerbangan China.

“Itu (tindakan) sewenang-wenang, tidak masuk akal, dan sangat tidak bertanggung jawab,” ketus Zhao.

Dikatakan, sejak Juni 2020 China secara ketat menerapkan tindakan untuk memutus dan membendung penyebaran COVID-19 lintas-batas negara melalui protokol kesehatan yang ketat.

“Sebagian besar maskapai penerbangan asing menghormati dan mengikuti kebijakan ini,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Zhao mendesak AS untuk menghormati kebijakan yang dapat dipertanggungjawabkan secara medis dan sains.

“Jangan membatasi lalu lintas perpindahan masyarakat biasa antara China dan AS,” ujarnya.

Diantara 44 jadwal penerbangan yang ditangguhkan itu, terdapat empat maskapai China, yakni Air China, China Southern Airlines, China Eastern Airlines, dan Xiamen Airlines. Semuanya adalah milik pemerintah China.

Sebelum pandemi, terdapat sekitar 100 jadwal penerbangan China-AS dalam sepekan. Namun pada saat pandemi, jadwal penerbangan di jalur kedua negara itu berkurang hingga tinggal 20 saja. (ANT)

Tags: Amerika SerikatChinaIndustri Penerbangan
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.