• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

ASEAN+3 Sepakat Hapus Hambatan Perdagangan di Kawasan

by Redaksi Asiatoday
June 5, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kolaborasi AFFA dan IPC Corporate University Bangun SDM Berkualitas Global

Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Negara-negara anggota ASEAN+3 sepakat untuk menghapus hambatan perdagangan, termasuk pembatasan tarif dan non-tarif di kawasan.

Menteri Perindustrian dan Perdagangan Tran Tuan Anh dalam pertemuan online antara para menteri ekonomi di Asia Tenggara dan China, Jepang dan Korea Selatan kemarin (ASEAN+3).

Melansir Viet Nam News, pertemuan ASEAN+3 membahas strategi untuk meningkatkan kerja sama ekonomi regional dan konektivitas rantai pasokan di tengah pandemi.

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Pada pertemuan tersebut, para peserta membahas pengembangan platform untuk memfasilitasi perdagangan dalam rangka mempromosikan dan mendukung konektivitas rantai pasokan di kawasan dan meningkatkan teknologi dan perdagangan digital untuk mendukung dan memungkinkan bisnis, terutama usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk melanjutkan operasi.

Dengan adopsi Rencana Aksi Ha Noi Action Plan, yang didasarkan pada pernyataan bersama para Menteri Ekonomi ASEAN pada pertemuan virtual bulan Maret lalu, para peserta sepakat untuk mempertahankan komitmen untuk memastikan keamanan pangan dan meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan rantai pasokan regional.

Menurut Anh, para menteri menyepakati sejumlah langkah penting untuk memastikan aliran dan transportasi barang-barang penting, melayani kebutuhan sehari-hari orang-orang seperti barang makanan dan produk medis, serta memastikan rantai pasokan yang lancar antara ASEAN dan negara-negara mitra.

“Para menteri menegaskan bahwa pandemi COVID-19 akan terus berkembang dengan rumit, dan ada banyak ramalan bahwa pandemi tersebut kemungkinan akan kembali pada akhir tahun ini,” kata Anh. (ATN)

Tags: AseanAsean +3Asean Economic
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.