• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Atasi Kesenjangan Global, Indonesia Dorong China Berbagi Vaksin Covid-19 Melalui Fasilitas COVAX

by Redaksi Asiatoday
June 8, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Atasi Kesenjangan Global, Indonesia Dorong China Berbagi Vaksin Covid-19 Melalui Fasilitas COVAX

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi saat bertemu Menlu China, Wang Yi, dalam agenda Pertemuan khusus Menlu ASEAN-China di Chongqing, China pada Senin (7/6/2021). Dok Kemlu

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia mendorong China agar bisa berbagi vaksin Covid-19 melalui skema vaksin multilateral COVAX Facility. Dengan diterimanya persetujuan Emergency Use of Listing (EUL) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atas vaksin Sinopharm dan Sinovac, maka peran China diharapkan semakin besar dalam mengatasi kesenjangan vaksin Covid-19 di dunia.

Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri (menlu) RI Retno Marsudi saat mengikuti pertemuan khusus para menlu ASEAN dengan menlu China yang digelar secara fisik di Chongqing, China pada Senin (7/6/2021).

“Kesenjangan vaksin global berisiko memperlama pandemi termasuk di Asia Tenggara,” ujar Retno dalam pernyataannya dalam pertemuan itu, dikutip Selasa (8/6/2021).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Menurut Menlu Retno, 75 persen vaksin Covid-19 saat ini dinikmati oleh 10 negara dan hanya 0,4 persen yang dinikmati oleh negara berpendapatan rendah. Sedangkan, ASEAN baru memvaksinasi 7,8 persen populasinya.

“RRT (China) dalam hal ini memainkan peran sangat penting dalam meningkatkan kerja sama vaksin,” imbuhnya.

Retno mengatakan, pandemi masih jauh dari selesai. Oleh karena itu, ia berharap peningkatan kerja sama ASEAN dan China dalam dukungan terhadap ASEAN Covid-19 Response Fund, berbagi lebih banyak dosis (dosis sharing) melalui Covax Facility demi memenuhi akses vaksin yang setara untuk seluruh negara (equal access for vaccines to all countries).

“Ke depan, peningkatan kerja sama juga diperlukan untuk meningkatkan kapasitas produksi dengan cara memproduksi di negara-negara lain,” kata Retno.

Lebih jauh Retno mengatakan, di luar isu vaksin, kemitraan ASEAN-China  dalam membangun ketahanan kesehatan kawasan juga sangat penting sebagai antisipasi pandemi di masa depan. Caranya dengan penguatan sistem deteksi dini, investasi dalam industri kesehatan, termasuk sektor farmasi, penelitian dan pengembangan, dan pembentukan pusat produksi vaksin regional.

“Di tingkat global, kita harus bekerjasama untuk memajukan kepentingan negara-negara berkembang pada perjanjian internasional tentang kesiapsiagaan pandemi,” kata Retno.

Pertemuan khusus menlu ASEAN dan menlu China, Wang Yi, dilaksanakan dalam rangka perayaan 30 tahun hubungan kemitraan antara ASEAN dan China.

China adalah salah satu mitra strategis dan terpenting ASEAN. Dalam pertemuan tersebut, Menlu Retno menyampaikan 3 isu utama yaitu peningkatan respons ASEAN-China terhadap pandemi, pemajuan kerjasama untuk pemulihan ekonomi berkelanjutan, serta perdamaian dan stabilitas di kawasan. (ATN)

Tags: ASEAN-ChinaCOVAXKerjasama Indonesia-China
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.