• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Bali Bebas Plastik Jadi Isu Utama Suksma Bali 2019

by Redaksi Asiatoday
June 8, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bali Bebas Plastik Jadi Isu Utama Suksma Bali 2019

Gerakan Suksma Bali dan Bali Clean Up. ist

ASIATODAY.ID, BALI – Masalah lingkungan yang disebabkan oleh sampah plastik menjadi isu utama pelaku industri pariwisata di Bali dalam kegiatan Suksma Bali 2019.

Menurut Ketua Global Hospitality Expert (GHE) Bali Yoga Iswara, selama ini ada lima sumber masalah yang dapat mencemari lingkungan diantara seperti botol plastik, kantor plastik, styrofoam karangan bunga, styrofoam pembungkus makanan serta pipet plastik.
Dia mengatakan, salah satunya disumbangkan oleh industri hotel dan penginapan.

Dulunya industri ini bisa menyumbang produksi sampah plastik dari botol mineral sebanyak 57 juta jika tingkat hunian rata-rata sekitar 60% setiap tahunnya.

RelatedPosts

Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

Hal tersebut berasal dari 130.000 ribu kamar penginapan yang tersebar di Bali dan 80%nya terdapat di wilayah Badung.
Oleh sebab itu, melalui kegiatan World Clean Up Day di acara suksma Bali 2019 ini, pihaknya terus mendorong agar pihak manajemen tidak lagi menggunakan botol mineral plastik setiap harinya.

“Sehingga itu bisa menjadi opsi alternatif untuk menekan peredaran sampah plastik di lingkungan sekitar,” ujarnya melalui keterangannya, Jumat, (30/8/2019).

Tak hanya itu, melalui kebijakan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Plastik Sekali Pakai juga menekan penggunaan plastik di masyarakat.

“Terbukti, saat ini ketika kita berbelanja di supermarket, minimarket dan sejenisnya, tidak lagi ditemukan lagi kantong plastik,” jelasnya.

Oleh sebab itu, gerakan peduli lingkungan dapat diartikan sebagai gerakan bersama untuk terus menjaga lingkungan khususnya di Bali agar tetap terjaga. Sehingga dampak positifnya bisa dirasakan oleh generasi yang akan datang.

Ketua Indonesia Hotel General Manager Association (IHGMA) Ramia Adnyana mengatakan, kegiatan tahun ini mengambil topik “memuliakan air” dengan konsep ber-Suksma Parahyangan, Suksma Pawongan, dan Suksma Palemahan yang merupakan bentuk pengimplementasian Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang mempunyai arti menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya.

Suksma Bali adalah manifestasi refleksi dukungan kepada budaya, lingkungan dan seluruh masyarakat Bali.

“Tidak hanya pihak manajemen hotel, kami juga akan libatkan semua pihak untuk menjadi volunteer dalam kegiatan ini,” ujarnya. (AT Network)

Tags: Bali Beach Clean UpBali TourismStop PlasticSuksma Bali 2019Wisata Bali
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.