• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Bangkit dari Krisis, Inggris Luncurkan Project Speed Rp4,42 Kuadriliun

by Redaksi Asiatoday
June 29, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Vaksin Covid-19 Harus Tersedia Secara Global untuk Semua Orang

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson meluncurkan Project Speed bernilai 250 miliar pound sterling atau setara Rp4,42 kuadriliun untuk mempercepat proyek-proyek pembangunan utama demi memacu pemulihan ekonomi Inggris yang terguncang akibat pandemi Covid-19.

Melansir Metro UK, Senin (29/6/2020), PM Johnson akan menyampaikan visinya mengenai kebangkitan Inggris pasca-pandemi Covid-19 pada Selasa (30/6/2020) yang di antaranya akan mengumumkan pembentukan satuan tugas untuk mempercepat pembangunan sekolah, rumah sakit, jalan, dan bahkan penjara.

Downing Street, kantor pusat pemerintahan Inggris, mengatakan kesibukan yang dialami semua rumah sakit National Health Service (NHS) Nightingale, yang didirikan untuk menangani pandemi mengilhami Johnson untuk membentuk satgas infrastruktur, yang diketuai Menteri Keuangan Rishi Sunak.

RelatedPosts

Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order

Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Johnson pada Selasa diperkirakan bakal menegaskan bahwa “tidak ada alasan untuk menunda” pelaksanaan berbagai program setelah pemerintah menunjukkan bahwa mereka dapat bergerak dengan cepat selama keadaan darurat nasional.

Badan tersebut akan memeriksa cetak biru proyek infrastruktur utama dan berupaya memperbaiki segala bentuk ketidakefisienan yang dapat menghambat tugas mereka dan menghambat negara untuk kembali ke jalur yang benar.

Melalui Project Speed, para pejabat dan gugus tugas akan diminta untuk menilai program pembangunan di setiap kota dan desa untuk memastikan masyarakat di seluruh negeri dapat memperoleh manfaat lebih cepat dari perbaikan infrastruktur yang dibangun, kata sumber-sumber pemerintahan.

Pemerinah Inggris memang perlu bergerak cepat dengan langkah strategis untuk memulihkan kondisi perekonomian Inggris yang hancur akibat pandemi corona yang bahkan menurut Bank of England, bank sentral Inggris, mencapai titik terendah dalam 300 tahun terakhir.

BoE mengatakan perekonomian Inggris dapat menyusut 14 persen pada tahun ini dan Tingkat pengangguran bisa mencapai hampir 10 persen, yang akan mendorong negara itu ke dalam resesi terdalam yang pernah tercatat. (ATN)

Tags: InggrisUnited Kingdoms
No Result
View All Result

Terbaru

  • Saudi Arabia’s New Tariffs Create Fresh Opportunities for Indonesia’s Export Growth
  • Gold’s Safe-Haven Era Faces a New Test
  • Asia at a Turning Point: IMF Urges the Region to Prepare for a New Economic Order
  • Indonesia Expands Defense Partnerships with South Korea and Finland
  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.