ASIATODAY.ID, UTTAR PRADESH – Banjir bandang akibat hujan deras di beberapa negara bagian di India seperti Uttar Pradesh dan Bihar telah menewaskan sedikitnya 148 orang sejak akhir pekan kemarin hingga hari ini, Selasa 1 Oktober 2019.
Dikutip dari India Today, jumlah korban tewas terbanyak berasal dari Uttar Pradesh di angka 111, sementara di Bihar mencapai 29. Sementara delapan sisanya berasal dari beberapa wilayah lain.
Menurut Departemen Meteorologi India (IMD), intensitas musim hujan di India tahun ini merupakan yang tertinggi sejak 1994. IMD mengklasifikasikan intensitasnya berada di kategori “di atas normal.”
IMD menyebut puncak musim hujan telah berlalu pada Senin 30 September, namun hujan serta tiupan angin masih tetap aktif di sejumlah daerah.
“Curah hujan sejauh ini 10 persen lebih tinggi dari level normal, yang memecahkan rekor tertinggi dalam 25 tahun terakhir,” kata seorang staf IMD.
“Tahun ini, Siklon Hikka telah memicu tingginya curah hujan di India,” sambung dia.
Sementara itu di Uttar Pradesh, 104 orang dilaporkan tewas akibat sejumlah insiden terkait hujan deras sejak Kamis pekan kemarin. Pemerintah setempat memutuskan menolak semua pengajuan cuti para pejabat daerah untuk menangani situasi terkini.
Detail korban tewas di Uttar Pradesh adalah 36 orang pada 26 September, 18 pada 27 September, 28 pada 28 September, 18 pada 29 september dan empat pada Minggu 30 September.
Wilayah ibu kota New Delhi juga diprediksi akan diguyur hujan untuk tiga hingga empat hari ke depan. (AT Network)
,’;\;\’\’
