• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Banjir Mengancam, Jepang Evakuasi 240 Ribu Warga

by Redaksi Asiatoday
August 28, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Banjir Mengancam, Jepang Evakuasi 240 Ribu Warga

Bencana banjir di Kyushu Okinawa Jepang waktu lalu. Doc

ASIATODAY.ID, KYUSHU – Pemerintah Jepang mengeluarkan perintah evakuasi kepada 240 ribu warga di wilayah rentan banjir serta longsor di Kyushu dan sekitarnya. Perintah evakuasi dikeluarkan usai seorang warga dilaporkan tewas akibat terkena imbas hujan deras di kota Saga.

Agensi Meteorologi Jepang (JMA) telah mengeluarkan peringatan level tertinggi untuk beberapa area di Kyushu utara. Peringatan dikeluarkan karena “kemungkinan terjadinya bencana alam cukup signifikan.”

Hampir satu juta warga Jepang lainnya juga mendapat peringatan bencana, meski levelnya lebih rendah daripada yang tinggal di Kyushu dan sekitarnya.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Agensi Manajemen Bencana dan Kebakaran Jepang mengaku telah menerima sejumlah laporan mengenai beberapa rumah yang terendam banjir di prefektur Saga. Otoritas setempat saat ini sedang berusaha mengonfirmasi laporan tersebut.

“Curah hujan di beberapa kota relatif tinggi,” kata JMA dalam sebuah konferensi pers pada Rabu (28/8/2019) dikutip dari AFP.

“Dalam situasi saat ini, masyarakat harus berusaha sekuat tenaga untuk melindungi keselamatan jiwa,” ucap pejabat JMA, Yasushi Kajiwara.

Ia mendorong warga untuk bertindak cepat dan pergi menyelamatkan diri sebelum situasi memburuk. “Saya mohon, tolong jangan menunggu terlalu lama,” tutur Kajiwara.

Peringatan JMA meliputi beberapa area di Saga, Fukuoka dan Nagasaki di Kyushu utara. Seorang pejabat pemerintah daerah Saga mengonfirmasi kepada AFP bahwa seorang pria ditemukan tewas di mobilnya yang tersapu banjir.

Hujan deras di Jepang pada musim panas tahun lalu telah menewaskan lebih dari 200 orang. Banyak dari kematian terjadi karena perintah evakuasi dikeluarkan terlalu lamban, dan beberapa warga juga tidak mengindahkan peringatan. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Banjir JepangBencana AlamIndustri Jepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.