• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

BENCANA IKLIM: Italia Umumkan Darurat Kekeringan

by Redaksi Asiatoday
July 5, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
BENCANA IKLIM: Italia Umumkan Darurat Kekeringan 1

Kondisi Sungai Po, di Italia yang mengalami kekeringan. Foto : michele lapini

ASIATODAY.ID, ROMA – Bencana iklim sedang melanda negeri Italia.

Pemerintah Italia pada Senin (4/7/2022) mengumumkan keadaan darurat untuk daerah-daerah di sekitar Sungai Po yang mengalami kekeringan terburuk dalam 70 tahun. Wilayah tersebut menyumbang sekitar sepertiga dari total produksi pertanian Italia.

Keputusan keadaan darurat ini akan memungkinkan pihak berwenang untuk memotong birokrasi dan mengambil tindakan segera jika dianggap perlu, seperti memberlakukan penjatahan air untuk rumah dan bisnis.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Po adalah sungai terpanjang di Italia yang mengalir lebih dari 650 kilometer melalui utara Italia.

Namun, sebagian besar jalur air di Sungai Po telah mengering. Petani mengatakan, aliran air di sungai tersebut sangat lemah sehingga air laut merembes ke daratan, dan menghancurkan tanaman.

BENCANA IKLIM: Italia Umumkan Darurat Kekeringan 2
Kondisi Sungai Po, di Italia yang mengalami kekeringan. Foto : michele lapini

Pemerintah mengatakan, tindakan darurat akan mencakup tanah yang berbatasan dengan Sungai Po dan cekungan air di Pegunungan Alpen timur. Secara lebih luas keadaan darurat berlaku di lima wilayah utara Italia yaitu Emilia-Romagna, Friuli Venezia Giulia, Lombardy, Piedmont dan Veneto.

Pemerintah telah mengalokasikan dana awal sebesar 36,5 juta euro untuk membantu mengatasi kekurangan air.

“Keadaan darurat bertujuan untuk mengelola situasi saat ini dengan cara dan kekuatan yang luar biasa, dengan bantuan kepada penduduk yang terkena dampak,” demikian pernyataan pemerintah dikutip Selasa (5/7/2022).

Pemerintah dapat mengambil tindakan lebih lanjut untuk mengatasi kekeringan.

Menurut otoritas air, kekeringan semakin berdampak di Italia tengah setelah musim dingin dan musim semi yang sangat kering, diikuti oleh awal musim panas dengan suhu tinggi.

Media Italia telah melaporkan, Perdana Menteri Mario Draghi mempertimbangkan untuk menunjuk seorang komisaris untuk mengkoordinasikan respons kekeringan. Langkah ini serupa dengan cara yang dilakukan pemerintah ketika membentuk seorang komisaris untuk mengawasi krisis virus corona. (ATN)

Tags: Bencana iklimItaliaKekeringan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.