• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Bidik Pasar Global, Aceh Dirancang Jadi Basis Produksi Udang di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
December 27, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bidik Pasar Global, Aceh Dirancang Jadi Basis Produksi Udang di Indonesia

Budidaya Udang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Dok KKP

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia menetapkan Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh sebagai salah satu basis produksi udang nasional.

Langkah ini sebagai upaya untuk mencapai produksi udang nasional sebanyak 2 juta ton di tahun 2024, guna merebut pasar global yang terbuka lebar.

Dalam prosesnya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB) mulai melakukan revitalisasi tambak tradisional di daerah itu.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Selain membuat klaster tambak udang vaname berkelanjutan, juga dilakukan penebaran 2 juta ekor benur udang, termasuk penanaman bakau (mangrove).

“Pembangunan kawasan budidaya berkelanjutan akan dioptimalkan pada kawasan-kawasan yang memiliki potensi tinggi serta memiliki dukungan, baik dari masyarakat maupun pemerintah daerah. Karena dengan adanya dukungan tersebut diharapkan dapat mendorong sistem dan usaha perikanan budidaya yang berbasis komoditas unggulan,” kata Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Tb Haeru Rahayu dikutip Senin (27/12/2021).

Menurut Tebe, dengan sistem intensifikasi yang ditopang dengan penggunaan teknologi mutakhir, budidaya ini dapat melesatkan produktivitas tambak udang di daerah tersebut.

Mengingat dengan jumlah 11 petak, luas tambak produksi 2,6 hektare, padat tebar 80 ekor per m3 serta target produksi sekitar 27 ton per siklus, adalah capaian yang luar biasa.

Untuk itu, klaster ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekaligus dicontoh daerah lain.

“Mudah-mudahan Klaster Tambak Udang Vaname Berkelanjutan ini berhasil, sehingga nanti kita akan kembangkan lebih luas dengan melibatkan pembudidaya lainnya,” tutur Tebe.

Capaian yang ada ini, lebih jauh Tebe menjelaskan, adalah buah dari kerja sama antara KKP dengan Pemkab Aceh Tamiang. Diharapkan hasil panen udang vaname mampu mendongkrak pendapatan pembudidaya udang setempat, menjadi pemantik multiplier effect bangkitnya ekonomi masyarakat sekitar.

Pasalnya dilihat dari hasil kajian teknis, per panen para pembudidaya bisa mendapatkan sekitar lebih Rp10 juta, tiga kali upah minimum provinsi (UMP) Aceh. Kalau UMP di sini Rp3 juta, berarti tiga kali lipat keuntungannya.

“Ke depan, harapan kami, Pemkab Aceh Tamiang terus memanfaatkan sumber anggaran lain untuk mendongkrak pendapatan para pelaku budidaya. Salah satu yang direkomendasikannya berupa Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP). Sehingga subsektor perikanan budidaya menjadi penggerak ekonomi daerah bisa terwujud,” papar Tebe.

Sebagai informasi, KKP memberikan dukungan berupa 1 paket klaster tambak udang vaname berkelanjutan di Manyak Payed, Aceh Tamiang ini senilai Rp5,8 miliar. (ATN)

Tags: AcehBudidaya UdangPerikanan Berkelanjutan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.